Skandal Dokumen Epstein: Eks Dubes Inggris Peter Mandelson Dibidik Kepolisian London

Badai skandal mendiang predator seksual Jeffrey Epstein kini menghantam jantung pemerintahan Inggris. Mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat sekaligus tokoh senior Partai Buruh, Peter Mandelson (72), resmi menjadi subjek penyelidikan pidana oleh Kepolisian Metropolitan London (Scotland Yard).

Mandelson dituding menyalahgunakan jabatan publik dengan membocorkan dokumen rahasia negara kepada Epstein saat ia masih menjabat sebagai menteri di kabinet Perdana Menteri Gordon Brown pada tahun 2009 silam.

Buntut Jutaan Berkas yang Bocor 

Komandan Kepolisian Metropolitan, Ella Marriott, mengonfirmasi bahwa penyelidikan ini dipicu oleh rilis lanjutan jutaan dokumen pengadilan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat. Data raksasa tersebut mengungkap jaringan pengaruh Epstein yang mencengangkan di kalangan elit global.

“Saya dapat mengonfirmasi bahwa Kepolisian Metropolitan kini meluncurkan penyelidikan terhadap seorang pria berusia 72 tahun, mantan menteri pemerintah, atas dugaan pelanggaran jabatan publik,” ujar Marriott sebagaimana dikutip dari Sputnik News, Kamis (5/2/2026).

Obral Aset Negara di Tengah Krisis 

Laporan media Inggris menyebutkan bahwa pada 2009 –saat Inggris terhimpit krisis keuangan global– Mandelson diduga mengirimkan dokumen internal sensitif kepada Epstein. Dokumen yang disusun oleh penasihat senior Nick Butler itu berisi rencana strategis penjualan aset negara Inggris.

Skandal ini memaksa Mandelson mengambil langkah pahit. Pada Senin (2/2/2026), ia mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Buruh. Tak berhenti di situ, sehari kemudian, ia juga menanggalkan keanggotaannya yang terhormat di House of Lords.

Jejak Hitam Epstein dan Nama-Nama Besar 

Nama Mandelson hanyalah satu dari sekian banyak tokoh berpengaruh yang terseret dalam pusaran dokumen Epstein. Hingga kini, lebih dari 3,5 juta berkas telah dipublikasikan oleh Wakil Jaksa Agung AS, Todd Blanche.

Dalam tumpukan berkas tersebut, muncul deretan nama pesohor dunia mulai dari Presiden AS Donald Trump, Elon Musk, Bill Gates, hingga mantan Presiden AS Bill Clinton.

Jeffrey Epstein sendiri ditemukan tewas bunuh diri di sel tahanannya pada Juli 2019 saat menunggu persidangan kasus perdagangan seks anak di bawah umur. 

Namun, meski sang aktor utama telah tiada, ‘kotak pandora’ yang ditinggalkannya kini mulai meruntuhkan karier para elite politik yang pernah bersinggungan dengannya, termasuk sang mantan diplomat ulung, Peter Mandelson.