Penyerahan bantuan beasiswa kepada mahasiswa Palestina senilai Rp22 Milliar oleh Baznas dan MUI yang diwakili Dubes Palestina untuk RI, Abdulfattah A.K. Al-Sattiri di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). (Foto: MUI Digital)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan bantuan beasiswa senilai Rp22 miliar bagi mahasiswa Palestina yang belajar di Indonesia.
Penyerahan bantuan beasiswa dilakukan dalam rangkaian Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). Bantuan secara simbolis diserahkan oleh BAZNAS dan MUI kepada Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattiri.
Wakil Ketua Umum KH M. Cholil Nafis menegaskan bahwa ulama yang ada di Indonesia maupun stekholder lainnya, sejak lama telah mendukung kemerdekaan Palestina.
“Ya, dari awal Indonesia, bukan hanya Majelis Ulama Indonesia, seluruh ulama di Indonesia, seluruh komponen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina,” ucap Cholil.
Cholil mengatakan, dukungan tersebut tidak berhenti pada perjuangan diplomasi maupun politik semata.
Indonesia juga berupaya membantu meringankan penderitaan masyarakat Palestina yang selama bertahun-tahun menghadapi konflik kemanusiaan.
“Jadi kita akan berjuang untuk kemerdekaan Palestina. Di samping kemerdekaan pun juga kita juga berjuang bagaimana ikut membantu kesengsaraan, kemelaratan yang diciptakan di Palestina, dan juga barangkali kehidupan-kehidupan yang tidak layak di Palestina untuk kita bantu,” ujar Cholil.
Menurut KH Cholil, hari ini salah satu bentuk bantuan yang dinilai memiliki dampak jangka panjang adalah melalui beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Palestina yang belajar di Indonesia.
“Kali ini kita membantu bagaimana putra-putri dari Palestina itu yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang di Palestina, kita beri beasiswa di Indonesia, dia bisa sekolah di Indonesia, sehingga persahabatan Indonesia dengan Palestina itu benar-benar utuh,” ungkap Cholil.
Ia berharap para mahasiswa Palestina penerima beasiswa dapat menyerap ilmu yang didapat di Indonesia agar bisa diimplementasikan di negaranya.
“Apa yang ada pemikiran di Indonesia bisa diserap di Palestina, yang di Palestina pun juga bisa diserap di Indonesia. Oleh karena itu sebagian yang disumbangkan oleh masyarakat pada Palestina oleh BAZNAS bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia dalam bentuk beasiswa mahasiswa-mahasiswa, anak-anak Palestina untuk sekolah dan untuk belajar di Indonesia,” kata dia.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









