Peringati HUT Ke-81 RI, Menko Airlangga Beberkan Capaian Ekonomi

Clara Medium.jpeg

Senin, 17 Agustus 2026 – 16:57 WIB

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat Upacara HUT ke-81 RI di lingkungan Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/8/2026).(Foto: Dok. Kemenko Perekonomian).

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto saat Upacara HUT ke-81 RI di lingkungan Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/8/2026).(Foto: Dok. Kemenko Perekonomian).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI sebagai momentum melanjutkan estafet perjuangan pendahulu, melalui kerja nyata dalam mewujudkan kemandirian perekonomian bangsa. Serta fondasi pertumbuhan jangka panjang menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Hari ini, di lingkungan Kemenko Perekonomian, estafet perjuangan harus kita lanjutkan dengan mewujudkan kemandirian perekonomian bangsa dan menyiapkan fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang untuk mencapai Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Setiap regulasi yang dirumuskan, setiap koordinasi yang dijalankan, adalah bentuk perjuangan nyata untuk mengisi kemerdekaan Indonesia,” ujar Menko Airlangga saat Upacara HUT ke-81 RI di lingkungan Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Mengawali amanatnya, Menko Airlangga menyampaikan dukacita atas musibah gempa yang menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dia mendoakan masyarakat yang terdampak, senantiasa diberikan kekuatan serta seluruh proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan lancar.

Selanjutnya, Menko Airlangga menyoroti berbagai dinamika yang dihadapi Indonesia dalam melanjutkan pembangunan dan memperkuat perekonomian nasional.

Di tengah perkembangan geopolitik, revolusi teknologi melalui artificial intelligence (AI), serta perubahan iklim Indonesia mampu menjaga ketahanan perekonomian.

Sejumlah indikator yang menunjukkan capaian positif, antara lain tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,65 persen pada Mei 2026. Dan, tingkat kemiskinan yang turun menjadi 8,07 persen.

Realisasi investasi di paruh pertama 2026, mencapai Rp1.040,6 triliun dan menciptakan 1,4 juta lapangan kerja baru. Sementara itu, sebanyak 26 proyek hilirisasi telah dicanangkan dan saat ini tengah berjalan.

Kemudian, kemandirian ekonomi juga terus diperkuat melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk upaya mendorong kemandirian energi melalui penerapan biodiesel B50. Di bidang perdagangan, diplomasi ekonomi terus dijalankan pemerintah Indonesia yang kini memiliki 25 perjanjian perdagangan yang telah berlaku, serta 13 perjanjian yang masih dalam tahap perundingan.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Menko Airlangga menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan 10 program transformasi pada 2027.

Beberapa di antaranya memerlukan koordinasi Kemenko Perekonomian, antara lain Bursa Komoditas Indonesia, optimalisasi aset BUMN, pembangunan 100 GW PLTS, Pusat Finansial Internasional Indonesia, development management, elektrifikasi kendaraan, serta program dwikenegaraan terbatas untuk talenta istimewa dan keahlian strategis.

Menko Airlangga menekankan, transformasi ekonomi membutuhkan dukungan aparatur yang berkualitas dan berintegritas. Untuk itu, seluruh jajaran Kemenko Perekonomian diinstruksikan untuk menerapkan core values ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, sebagai landasan etika dan integritas dalam menjalankan tugas.

“Nilai tersebut harus menjadi landasan etika, integritas untuk menghadirkan kebijakan publik yang berdampak nyata bagi kemajuan bangsa,” tegas dia.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menyerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya yang dianugerahkan Presiden Prabowo kepada 20 PNS di lingkungan Kemenko Perekonomian, yang telah menunjukkan kesetiaan dan pengabdian selama 20 hingga 30 tahun.

“Pada seluruh jajaran Kemenko Perekonomian mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata agar kegiatan ekonomi berdampak untuk masyarakat Indonesia. Teruslah berkolaborasi untuk suksesnya program prioritas pemerintah,” jelasnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang