Awas Penipuan! BNI Pastikan Undian Berhadiah HUT ke-81 RI di Medsos Hoaks

Nebby Medium.jpeg

Senin, 17 Agustus 2026 – 14:35 WIB

BNI mengingatkan masyarakat agar mewaspadai informasi palsu mengenai program “Rejeki wondr BNI–Undian Berhadiah” HUT ke-81 RI yang beredar di media sosial. Nasabah diminta tidak membuka tautan mencurigakan ataupun memberikan PIN, kode OTP, dan CVV kepada pihak mana pun. (Foto: Dok. BNI)

BNI mengingatkan masyarakat agar mewaspadai informasi palsu mengenai program “Rejeki wondr BNI–Undian Berhadiah” HUT ke-81 RI yang beredar di media sosial. Nasabah diminta tidak membuka tautan mencurigakan ataupun memberikan PIN, kode OTP, dan CVV kepada pihak mana pun. (Foto: Dok. BNI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperingatkan masyarakat agar tidak terkecoh informasi program “Rejeki wondr BNI–Undian Berhadiah” dalam rangka HUT ke-81 RI yang beredar di media sosial. BNI memastikan informasi tersebut merupakan hoaks.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan bahwa program tersebut bukan bagian dari kegiatan maupun komunikasi resmi perseroan.

“Dapat kami sampaikan bahwa informasi mengenai program ‘Rejeki wondr BNI – Undian Berhadiah’ dalam rangka HUT RI ke-81 sebagaimana beredar di media sosial bukan merupakan program resmi BNI dan dapat dipastikan sebagai informasi palsu atau hoaks,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.

Masyarakat diminta tidak mengikuti instruksi apa pun yang dicantumkan dalam unggahan tersebut. Kewaspadaan diperlukan apabila calon korban diarahkan membuka tautan, melakukan transaksi, membayar biaya tertentu, atau memberikan data pribadi dan informasi perbankan dengan iming-iming hadiah.

BNI menegaskan tidak pernah meminta pemenang program membayar biaya dalam bentuk apa pun. Seluruh informasi mengenai promosi, program, dan pengumuman pemenang hanya disampaikan melalui kanal resmi perseroan.

“Nasabah perlu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan nama maupun program BNI. BNI tidak pernah meminta informasi rahasia nasabah seperti PIN, kode OTP, maupun CVV melalui tautan, pesan singkat, media sosial, atau sarana komunikasi lainnya,” kata Okki.

Nasabah juga diminta memeriksa sumber informasi sebelum mengikuti program atau promosi yang mencatut nama BNI. Langkah ini diperlukan untuk menghindari pencurian data maupun kerugian akibat penipuan digital.

Informasi resmi BNI dapat diakses melalui situs www.bni.co.id dan akun media sosial resmi perseroan.

BNI terus meningkatkan edukasi kepada nasabah mengenai berbagai modus penipuan digital yang menggunakan identitas serta program perusahaan.

Masyarakat yang menemukan informasi mencurigakan atau ingin memastikan kebenaran program Rejeki wondr BNI dapat menghubungi BNI Call 1500046 atau mendatangi kantor cabang BNI terdekat.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang