Seorang pria memegang poster mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat ia bergabung dengan para pelayat lainnya di sebuah alun-alun di Teheran pada 1 Maret 2026. (Foto: Associated Press/Atta Kenare)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Wali Kota Teheran Alireza Zakani menyebut prosesi pemakaman pemimpin Iran Ali Khamenei kemungkinan digelar pada akhir Juni hingga awal Juli. Rencana itu disebut masih menunggu tahapan ritual keagamaan di awal bulan Muharam.
Zakani mengatakan, prosesi penghormatan terakhir akan dilakukan setelah 10 hari pertama Muharam yang dimulai 16 Juni, kemudian dilanjutkan pada periode 10 hari kedua bulan tersebut.
“Prosesi pemakaman terhadap pemimpin yang gugur sebagai syuhada akan digelar setelah 10 hari pertama Muharam (mulai 16 Juni) dan akan dilaksanakan pada 10 hari kedua bulan tersebut,” kata Zakani, dikutip dari saluran berita Iran, SNN.
Sebelumnya, kantor administrasi pemimpin Iran juga menyampaikan bahwa upacara perpisahan baru akan digelar usai periode awal Muharam tersebut.
Wakil Wali Kota Teheran, Mohammad Amin Tavakkoli-Zadeh, menambahkan rangkaian upacara perpisahan akan berlangsung di tiga kota, yakni Teheran, Qom, dan Mashhad. Agenda itu direncanakan berjalan selama tiga hari.
Dalam laporan yang sama, Khamenei disebut meninggal akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari lalu. Namun, informasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan masih merujuk pada keterangan pihak terkait.
Penundaan upacara sebelumnya disebut terjadi karena situasi keamanan yang masih berlangsung sepanjang Maret, sehingga otoritas memutuskan menunda seluruh rangkaian acara.
Jenazah Khamenei nantinya akan dimakamkan di Mashhad, kota kelahirannya di timur laut Iran.
Di sisi lain, setelah wafatnya Khamenei, putranya Mojtaba Khamenei disebut telah ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru. Ia dilaporkan belum muncul di hadapan publik sejak penunjukan tersebut, meski beberapa pernyataannya telah dipublikasikan melalui media resmi Iran.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













