Mathew Baker Cetak Rekor Baru di Timnas Indonesia, Tak Kuasa Tahan Emosi

Pemain muda Timnas Indonesia, Mathew Baker, mengaku sangat bangga setelah mencatatkan sejarah sebagai debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia senior saat menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday.

Momen bersejarah itu terjadi dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026). Pada laga tersebut, skuad Garuda sukses meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman.

Tiga gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Justin Hubner pada menit ke-13, Ole Romeny pada menit ke-28, dan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-56.

Selain kemenangan telak Indonesia, sorotan juga tertuju pada Baker yang mendapatkan kesempatan menjalani debut bersama tim senior. Pemain kelahiran Melbourne, Australia, itu masuk menggantikan Rizky Ridho pada menit ke-80.

Saat mencatatkan penampilan perdananya bersama Timnas Indonesia senior, Baker masih berusia 17 tahun 23 hari. Catatan tersebut membuat pemain milik Melbourne City FC itu resmi menjadi pemain debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia senior.

Baker mengaku sulit menggambarkan kebanggaannya setelah mengetahui dirinya berhasil memecahkan rekor tersebut.

“Sejujurnya, kata ‘bangga’ juga rasanya masih kurang. Ini perasaan yang luar biasa karena sekarang saya memiliki rekor tersebut. Saya tidak bisa lebih bangga lagi,” ujar Baker usai pertandingan.

Meski menjadi pemegang rekor baru, pemain yang sebelumnya memperkuat Timnas Indonesia kelompok usia itu tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pelatih John Herdman yang telah memberinya kesempatan tampil di level tertinggi.

Menurut Baker, kepercayaan yang diberikan Herdman menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia.

“Saya sangat berterima kasih kepada Coach John yang membawa saya ke pemusatan latihan dan memberi kesempatan bermain malam ini. Semoga ini menjadi yang pertama dari banyak kesempatan lainnya,” katanya.

Pemain yang sempat menjadi andalan Timnas Indonesia U-17 tersebut juga mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya kini telah menjalani debut bersama tim senior.

“Perasaan ketika saya masuk sebagai pemain pengganti hari ini juga sulit digambarkan dengan kata-kata. Bahkan sampai sekarang, semuanya masih terasa begitu nyata,” ujarnya.

Momen emosional Baker semakin terasa setelah pertandingan berakhir. Seperti tradisi yang dilakukan Timnas Indonesia dalam beberapa laga terakhir, para pemain dan staf pelatih berkumpul membentuk lingkaran di tengah lapangan untuk menyanyikan lagu Tanah Airku bersama puluhan ribu suporter yang memadati Stadion GBK.

Suasana haru tersebut membuat Baker tidak mampu menahan emosinya. Ia mengaku kebahagiaan yang dirasakannya saat menyanyikan lagu kebangsaan bersama para pendukung Garuda sulit dijelaskan dengan kata-kata.

“Saya rasa kalian bisa melihat saat kami menyanyikan lagu Tanah Airku, semua emosi saya keluar. Saya sangat bahagia. Bahkan kata ‘bahagia’ rasanya masih kurang untuk menggambarkan perasaan saya saat ini,” tutur Baker.

Debut bersejarah ini menjadi langkah awal yang manis bagi Mathew Baker bersama Timnas Indonesia senior. Di usia yang masih sangat muda, ia kini telah mengukir namanya dalam sejarah sepak bola nasional dan berpeluang menjadi salah satu pilar penting skuad Garuda pada masa mendatang.