Martina Ayu Pratiwi sukses emas di SEA Games 2025 (Foto:IG/martina.yyuupp)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Martina Ayu Pratiwi, jadi atlet Indonesia dengan peraih medali terbanyak SEA Games 2025 Thailand.
Atlet muda dan cantik asal Gresik, Jawa Timur, membawa pulang tujuh medali dari Thailand. Selama 11 hari kompetisi, atlet berusia 21 tahun ini sukses merebut lima emas dan dua perak dari tiga cabang olahraga (cabor) sekaligus, yakni aquathlon, duathlon, dan triathlon.
Pencapaian ini menempatkan Martina sebagai tumpuan baru Indonesia di cabor yang mengandalkan ketahanan fisik ekstrem (endurance), sekaligus memperbaiki catatan sektor putri Indonesia yang sempat gagal meraih emas pada edisi SEA Games 2023 lalu.
Dominasi Martina Ayu dimulai sejak awal kompetisi di kawasan Rayong, Thailand. Ia menjadi motor penggerak saat tim Merah Putih mengawinkan medali emas nomor Aquathlon estafet beregu putra dan putri.
Ketangguhannya berlanjut saat Martina Ayu mempersembahkan emas ke-73 bagi Indonesia melalui nomor women’s duathlon team relay bersama Eva Desiana dan Zahra Bulan. Puncak prestasinya terjadi Leam Mae Phim, saat Martina turun di nomor triathlon individual putri.
Kemenangan dramatisnya di nomor ini tidak hanya menambah koleksi emas pribadinya menjadi lima, tetapi juga menjadi emas ke-81 bagi Indonesia. Torehan ini sangat krusial karena secara resmi melampaui target 80 medali emas yang dicanangkan pemerintah.
Sebelum SEA Games 2025, Martina Ayu memang sudah menunjukkan prestasi emas. Februari 2025, Martina Ayu Pratiwi berhasil menjuarai Asia Triathlon Cup di Chennai, India, dan disusul dengan raihan podium ketiga di ajang yang sama di Gamagori, Jepang, pada September 2025.
Di level domestik, Martina merupakan aset berharga Jawa Timur yang sebelumnya sukses menyabet dua emas pada PON 2024 Aceh-Sumut.
Keberhasilannya mengombinasikan olahraga lari, renang, dan sepeda dengan stamina prima menjadikannya ikon baru kebanggaan Indonesia di panggung dunia. Kini, dengan koleksi lima emas SEA Games dari nomor estafet maupun individu, Martina resmi menyandang status sebagai “Ratu Endurance” baru Asia Tenggara.














