Perkuat Regenerasi untuk Akselerasi Transformasi, BTN Rombak Direksi

Iwan Medium.jpeg

Sabtu, 5 September 2026 – 07:09 WIB

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero/BBTN) Tbk di Jakarta, Jumat (4/9/2026). (Foto: Antara).

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero/BBTN) Tbk di Jakarta, Jumat (4/9/2026). (Foto: Antara).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero/BBTN) Tbk menetapkan perubahan susunan pengurus. Terdapat 5 wajah baru di jajaran direksi BTN.

Dalam RUPSLB yang digelar di Menara BTN, Jakarta, Jumat (4/9/2026), pergantian di jajaran direksi merupakan bagian dari regenerasi dan peremajaan pengelolaan perseroan untuk melanjutkan transformasi BTN, serta memperkuat strategi beyond mortgage.

Saat memimpin RUPSLB, Komisaris Utama (Komut) BTN, Suryo Utomo memutuskan adanya lima nama baru masuk jajaran direksi yang beranggotakan 12 orang. Untuk susunan komisaris BTN, tidak mengalami perubahan.

5 Diangkat dan Diberhentikan

Dengan adanya 5 wajah baru, otomatis ada 5 nama pula yang tersingkir. Siapa saja mereka? RUPSLB BTN memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat: 
1. Direktur Finance & Strategy: Nofry Rony Poetra
2. Direktur Human Capital & Compliance: Eko Waluyo
3. Direktur Consumer Banking: Hirwandi Gafar
4. Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
5. Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen

Di sisi lain, 5 nama direksi yang diangkat, adalah: 
1. Direktur Finance & Strategy: Adityo Kusumo
2. Direktur Human Capital & Compliance: Wiwik Wahyuni
3. Direktur Risk Management: Johanes Barus
4. Direktur Consumer Banking: Evita Barliana
5. Direktur Information Technology: Gatot Prasetyo

Atas keputusan ini, posisi Direktur Utama BTN tetap bertahan di tangan Nixon LP Napitupulu. Dia menyambut positif jajaran direksi baru yang mendapatkan amanah untuk bersama-sama membawa BTN memasuki fase transformasi berikutnya.

“Saya menangkap perubahan ini sebagai bagian dari upaya regenerasi dan peremajaan pengelolaan di Bank Tabungan Negara. Kami berterima kasih kepada pemegang saham dan menyambut Direksi baru yang akan bergabung dengan BTN. Harapannya, BTN ke depan bisa jauh lebih baik lagi,” ujar Nixon, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Dia mengatakan, kehadiran para profesional baru dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam akan memperkuat kapasitas manajemen BTN dalam menjalankan agenda transformasi. Regenerasi tersebut juga dinilai sejalan dengan arah BTN untuk memperluas bisnis melalui strategi Beyond Mortgage.

“Banyak generasi muda yang menggantikan dan menurut saya sudah pas dengan visi BTN ke depan, yaitu Beyond Mortgage. Kalau melihat pengalaman mereka yang cukup luas, mudah-mudahan ini bisa membantu mempercepat Transformasi BTN Jilid II dan mempercepat capaian Beyond Mortgage, sehingga BTN menjadi bank yang sangat kuat dalam consumer banking,” kata Nixon.

Latar Belakang Profesional

Asal tahu saja, para direksi anyar BTN itu, berlatar belakang profesional dengan pengalaman di berbagai sektor. Misalnya, Adityo Kusumo sebelumnya menjabat Direktur Keuangan dan Investasi PT Mineral Industri Indonesia.

Sedangkan Wiwik Wahyuni, sebelumnya menjabat Senior Director Human Capital PT Danantara Asset Management. Johanes Barus menjabat Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik.

Dan, Evita Barliana sebelumnya menjabat Head of Non Branch Channel Sharia PT Bank CIMB Niaga Sharia Indonesia, dan Gatot Prasetyo sebelumnya menjabat SVP IT Application Support Group Head PT Bank Syariah Indonesia (Persero/BSI) Tbk.

Perubahan susunan direksi ini, berlangsung di tengah kinerja BTN yang tetap solid. Hingga Juni 2026, aset BTN mencapai Rp545,16 triliun, atau tumbuh 12,41 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sedangkan untuk kredit dan pembiayaan, meningkat 11,17 persen menjadi Rp418,11 triliun. Porsi dana pihak ketiga mencapai Rp433,00 triliun, atau tumbuh 6,55 persen.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang