DTSEN hingga Sensus Ekonomi Masih Kusut, Purbaya Sodorkan Rp7 Triliun ke BPS

Clara Medium.jpeg

Rabu, 26 Agustus 2026 – 20:31 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara Foto/Rivan Awal Lingga).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara Foto/Rivan Awal Lingga).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan terus melakukan perbaikan terhadap Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang saat ini menjadi polemik di masyarakat.

Purbaya menyebut, pihaknya telah mengucurkan tambahan anggaran untuk Badan Pusat Statistik (BPS) agar memperbaiki DTSEN dan Sensus Ekonomi Nasional 2026.

“Makanya sedang diperbaiki itu, DTSEN. Saya ngeluarin uang cukup banyak kalau ke BPS tahun ini ya,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

Dia menjelaskan, Kementerian Keuangan telah menggelontorkan kurang lebih Rp 7 triliun untuk BPS. Anggaran tambahan tersebut kata dia sudah dimintakan sejak awal tahun.

“Jadi data DTSEN sama sensus ekonomi itu kalau nggak salah hampir Rp7 triliun, Rp7 triliun lebih sedikit ya. Dengan macam-macam ya? Cukup banyak termasuk ini BPS,” jelasnya.

Permintaan anggaran tambahan tersebut kata bendahara negara itu telah dipenuhi. Alasannya, pemerintah berharap dengan anggaran tersebut BPS dapat memperbaiki data DTSEN agar sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat.

“Jadi tahun depan harusnya sih akan lebih baik. Kalau salah satu dua kan biasanya selalu ada kalau disurvei ya, tapi saya harapkan tahun depan lebih rapih,” ungkapnya.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang