Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) ke DPR. Menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri karena alasan pribadi pada Minggu (26/7/2026).
Merespons hal itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, Destry bukanlah sosok yang baru di bank sentral. “Ya baiklah, karena Bu Destry kan sudah menjadi Deputi Gubernur Senior sudah lebih dari satu periode,” ujar Menko Airlangga, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar itu menilai Destry adalah sosok yang mampu membangun komunikasi dengan pemerintah. Dia pun meyakini, nama Destry bakal meluncur mulus saat Komisi XI DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).
Saat ditanya nama lain untuk mengisi kursi Gubernur BI, Menko Airlangga langsung memberikan pernyataan menohok. Intinya, tak ada nama yang pas di luar Destry Damayanti. “Tidak ada (yang cocok selain Destry),” kata dia.
“Selama ini, komunikasinya begitu baik, sehingga dia sudah ada di dalam. Jadi dengan demikian, harapannya dengan satu nama tersebut bisa dipilih langsung diputuskan DPR,” tambahnya.
Terkait pengganti posisi Deputi Gubernur Senior BI jika Destry resmi menjabat Gubernur BI, Menko Airlangga menjawab, perlu menunggu proses pembahasan di DPR.
Calon Internal Pasti Jaga Independensi
Dia pun menyinggung independensi bank sentral yang mendapat banyak atensi dari kalangan ekonom dan pelaku pasar.
Di mana, Destry merupakan dari internal BI yang menjawab kegelisahan terkait independensi BI. “Ya kan kandidat yang ada sekarang kan juga dari internal BI, jadi tidak mengubah itu,” tegas dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi menyodorkan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk diproses oleh DPR RI.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Ia menegaskan, pemerintah tidak menyertakan opsi nama lain dalam Surat Presiden (Surpres) yang diserahkan ke parlemen.
Destry, yang saat ini memegang tongkat komando sebagai pejabat sementara (pjs) Gubernur BI, menjadi pilihan tunggal Istana.
“Namanya tunggal ya, satu nama yaitu atas nama Ibu Destry Damayanti yang sekarang beliau menjabat sebagai Pejabat Gubernur sementara,” tegas Prasetyo saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










