Bisa untuk Bayar Utang, Purbaya Ingin Sebagian Cuan Danantara Masuk ke APBN

Iwan Medium.jpeg

Kamis, 13 Agustus 2026 – 06:09 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pastikan tambahan dana Rp20,5 triliun untuk 490 Pemda sudah cair. (Foto: Inilah.com/Clara Anna)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa pastikan tambahan dana Rp20,5 triliun untuk 490 Pemda sudah cair. (Foto: Inilah.com/Clara Anna)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ancang-ancang untuk menempatkan sebagian keuntungan Danantara Indonesia ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Purbaya menyebut, rencana tersebut merupakan gagasan dari Presiden Prabowo Subianto. “Ada ide Presiden untuk menempatkan sebagian keuntungan Danantara untuk cadangan pemerintah, sehingga itu yang bisa mengurangi utang kita juga. Nanti kita tentukan bentuknya ke depan,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Purbaya mengatakan, kebijakan tersebut mulai berlaku pada tahun ini. Namun, dia tidak menyebutkan secara pasti kapan implementasinya, karena skemanya masih digodok.

Lebih lanjut, bendahara negara itu menepis kebijakan tersebut diberlakukan karena kondisi fiskal negara yang sedang tertekan. Kata dia, pemerintah masih memiliki banyak uang yang tersimpan di perbankan.

“Misalnya seret. Nggak, uang saya masih banyak tuh, di bank ada Rp400 triliun sekarang,” tegas dia.

Purbaya menjelaskan, skema tersebut diberlakukan untuk meningkatkan efisiensi pendapatan dan anggaran yang berkesinambungan.

“Jadi kita meningkatkan efisiensi pendapatan kita, dan ingin membuat anggaran kita ke depan semakin berkesinambungan. Segala cara kita manfaatkan termasuk pendapatan dari Danantara,” jelasnya.

Kas Negara Baik-baik Saja

Dia pun membantah bahwa rencana menarik sebagian keuntungan Danantara ke APBN, karena keuangan negara sedang tiris atau tertekan.

“Uang saya, masih banyak ya, jangan salah. Di perbankan saja, masih ada sekitar Rp400 triliun, sekarang,” kata Purbaya, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Purbaya kembali menerangkan bahwa pemanfaatan keuntungan Danantara, bukan karena pemerintah kekurangan uang.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi pendapatan dan menjaga kesinambungan anggaran.

Di mana, sebagian keuntungan Danantara ditempatkan sebagai cadangan pemerintah, dan bisa digunakan untuk membantu mengurangi utang.

Namun, bentuk dan mekanisme penerimaannya masih dibahas bersama pihak Danantara. “Ada ide Presiden untuk menempatkan sebagian keuntungan Danantara untuk cadangan pemerintah, sehingga itu bisa mengurangi utang kita juga,” ujarnya.

Purbaya memastikan skema tersebut mulai dijalankan secara bertahap pada 2026, meski belum menentukan waktu pasti penyalurannya.
“Tahun ini mulai. Bukan bulan ini. Nanti kita lihat,” kata Purbaya.

Ia menegaskan pemerintah akan memanfaatkan berbagai sumber pendapatan—termasuk keuntungan dari Danantara—demi membuat pengelolaan anggaran menjadi semakin berkelanjutan.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang