Keadaan kabut asap di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, atau sekitar Kota Banjarmasin, Rabu (19/8/2026) pagi. (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya membutuhkan armada pemadam. Polri juga menyiapkan ribuan tabung oksigen untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap petugas dan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.
Melalui Satuan Logistik (Slog) Polri, sebanyak 1.500 tabung oksigen disiapkan untuk didistribusikan ke enam provinsi yang terdampak karhutla.
Rinciannya, Kalimantan Barat mendapat 200 tabung, Kalimantan Tengah 250 tabung, Kalimantan Selatan 200 tabung, Sumatera Selatan 200 tabung, Riau 250 tabung, dan Jambi 150 tabung.
Kalimantan Barat menjadi wilayah pertama yang mendapat pengiriman bantuan. Pada Senin (24/8/2026), Polri mulai menyiapkan pengiriman berbagai kebutuhan untuk mendukung penanganan karhutla di lapangan.
Bantuan tersebut meliputi enam set tenda pleton, 200 dus MTP, selang pemadam kebakaran hutan berukuran 1,5 inci dan 2,5 inci, gun nozzle pistol spray, nozzle, connector Y, serta tabung oksigen berukuran besar dan kecil.
Bantuan dijadwalkan diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (25/8/2026) pukul 06.30 WIB menggunakan pesawat.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan di lapangan dan kesiapan pengangkutan.
“Untuk tahap awal, bantuan yang diberangkatkan adalah untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Barat. Sementara bantuan untuk wilayah lainnya juga terus kami siapkan dan akan dikirimkan secepatnya secara bertahap sesuai kesiapan pengangkutan dan kebutuhan di lapangan,” kata Trunoyudo dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Menurut dia, dukungan logistik tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi personel yang melakukan pemadaman. Bantuan juga disiapkan untuk masyarakat yang terdampak asap karhutla, terutama mereka yang mengalami gangguan pernapasan.
“Dukungan logistik ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan petugas memiliki perlengkapan yang memadai dalam melaksanakan pemadaman, sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat di wilayah terdampak,” ujarnya.
Polri memastikan pemantauan terhadap perkembangan karhutla akan terus dilakukan. Penyaluran personel dan bantuan logistik akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.
Di sisi lain, Polri juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan karhutla sekaligus menjaga keselamatan petugas maupun masyarakat yang berada di wilayah terdampak.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













