Lazio Tekuk AC Milan 1-0, Gol Isaksen Hancurkan Mimpi Scudetto Rossoneri

Lazio meraih kemenangan penting 1-0 atas AC Milan pada lanjutan Serie A 2025/26 di Stadion Olimpico, Roma, Senin (16/3) dini hari WIB. Gol tunggal Gustav Isaksen pada babak pertama menjadi penentu kemenangan tuan rumah sekaligus memukul ambisi Milan dalam perburuan gelar.

Rossoneri sebenarnya datang dengan momentum positif setelah kemenangan penting di Derby della Madonnina yang sempat membuka kembali peluang dalam persaingan scudetto. Hasil imbang Inter melawan Atalanta sehari sebelumnya juga memberi kesempatan bagi Milan untuk memangkas jarak di papan atas klasemen.

Namun, peluang tersebut gagal dimanfaatkan. Sejak awal laga, Lazio tampil agresif dan beberapa kali mengancam melalui serangan cepat. Milan sempat mendapatkan peluang melalui sundulan Pervis Estupiñán yang memanfaatkan umpan Alexis Saelemaekers, tetapi bola masih melebar dari gawang.

Lazio kemudian membalas tekanan lewat tembakan Kenneth Taylor yang membentur mistar gawang setelah memanfaatkan kerja sama apik dengan Daniel Maldini. Ancaman itu menjadi sinyal awal dominasi tuan rumah di Olimpico.

Gol yang ditunggu Lazio akhirnya datang pada menit ke-26. Berawal dari umpan panjang Adam Marusic, Isaksen berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Milan. Ia melewati penjagaan bek dan menaklukkan kiper Mike Maignan lewat tembakan dari jarak dekat di sisi gawang.

gustav isaksen.jpg

Milan mencoba bangkit pada babak kedua. Christian Pulisic hampir menyamakan kedudukan melalui tembakan keras, tetapi kiper Lazio Edoardo Motta melakukan penyelamatan penting. Beberapa peluang lain juga tercipta, namun penyelesaian akhir Milan tidak cukup tajam untuk mengubah skor.

Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi saat Rafael Leao ditarik keluar oleh pelatih Massimiliano Allegri. Winger Portugal itu terlihat kesal dengan keputusan tersebut dan harus didorong kembali ke lapangan oleh Maignan setelah menunjukkan reaksi emosional.

Milan sempat mencetak gol pada menit ke-75 melalui tendangan Zachary Athekame dari situasi sepak pojok. Namun, gol tersebut dianulir karena bola sempat mengenai tangan sang pemain saat mengontrol sebelum mencetak gol.

Di sisa waktu pertandingan, Milan terus menekan melalui serangkaian sepak pojok. Luka Modric bahkan mendapat peluang dari luar kotak penalti, tetapi tembakannya melambung. Lazio mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi dorongan penting bagi Lazio dalam persaingan papan tengah, sementara Milan harus menerima kenyataan pahit karena gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk mendekati puncak klasemen Serie A.