Gubernur NTT Melki Laka Lena saat memimpin rapat bersama Tim SAR gabungan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai guna pencarian para korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Jumat (26/12/2025). (Foto: Antara/Gecio Viana)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sejumlah tokoh agama dan tokoh adat di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dilibatkan untuk mendukung pencarian terhadap tiga orang korban kecelakaan kapal wisata di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo.
“Kami meminta juga dukungan dari tokoh agama dan tokoh adat untuk bersama-sama besok kami berdoa di lokasi kapal tenggelam agar kami dimudahkan, bisa menemukan posisi kapal dan menyelamatkan atau paling tidak menemukan korban yang ada di kapal,” ujar Gubernur NTT Melki Laka Lena di Labuan Bajo, Selasa (30/12/2025).
Hal tersebut disampaikan Melki seusai rapat bersama Tim SAR gabungan dan Pemerintah Kabupaten Manggarai terkait pencarian para korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Pulau Padar, Jumat (26/12/2025) lalu.
Melki juga menjelaskan akan turun ke lokasi kejadian bersama tokoh adat dan tokoh agama pada Rabu (31/12/2025) pagi, guna mencari langsung ketiga korban yang diketahui berkewarganegaraan Spanyol.
Sejumlah tokoh adat dan tokoh agama yang dilibatkan, lanjut dia, merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam pencarian para korban.
“Kami kan selalu tahu bahwa kita hidup di dunia seperti di NTT ada juga pendekatan dari tokoh-tokoh agama dan adat, mereka juga mungkin bisa dengan caranya membantu menemukan kapal ini, jadi kami dengan berbagai cara dengan berdoa juga mungkin ada petunjuk untuk membantu,” tuturnya.
Lebih lanjut Melki menjelaskan kedatangannya di Labuan Bajo merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pencarian para korban.
“Tadi kami sudah berdiskusi untuk besok bagaimana langkah-langkah dari teman-teman tim penyelamat untuk bergerak besok pagi,” ujar dia.
Sebelumnya, Melki juga bertemu dengan korban WNA asal Spanyol selamat WNA dalam insiden kecelakaan kapal itu. WNA itu juga didampingi keluarga, perwakilan Kedutaan Besar Spanyol dan penasehat hukum keluarga. Melki dalam kesempatan menyampaikan duka yang mendalam akibat peristiwa kecelakaan kapal tersebut.
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman menyatakan pencarian hari keenam akan dimulai pada Rabu pagi pukul 06.00 WITA dengan titik kumpul di Posko Operasi SAR di Labuan Bajo.
Diberitakan sebelumnya, kapal semi pinisi KM Putri Sakinah dalam insiden kecelakaan laut mengangkut sebanyak 11 orang penumpang, yang terdiri atas enam wisatawan asing asal Spanyol, satu pemandu wisata, dan empat anak buah kapal (ABK) termasuk nakhoda kapal.
Tim SAR gabungan pada hari kejadian berhasil mengevakuasi sebanyak tujuh dari total 11 penumpang. Para korban selamat di antaranya empat orang ABK termasuk nakhoda kapal, dua wisatawan, dan seorang pemandu wisata. Tim SAR gabungan selanjutnya pada Senin (29/12/2025) menemukan seorang korban lainnya dalam keadaan meninggal.











