Menkeu Purbaya Ucapkan Selamat Hari Ibu: Enggak Usah Takut, Ekonomi akan Baik

Clara Medium.jpeg

Senin, 22 Desember 2025 – 14:26 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara/Fathur Rochman)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara/Fathur Rochman)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu kepada seluruh ibu di Indonesia. Pesan tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya, @menkeuri, Senin (22/12/2025).

Ucapan disampaikan Purbaya lewat sebuah video yang diunggah bersama sang istri. Dalam tayangan, ia menyampaikan pesan penguatan kepada para ibu yang setiap hari menjalankan peran di dalam keluarga maupun masyarakat.

“Untuk ibu-ibu di seluruh Indonesia. Selamat hari ibu. Semoga ibu-ibu di seluruh Indonesia kuat, sabar dalam menjalankan tugas sehari-hari dan memberi kontribusi yang maksimum bagi Indonesia,” ujar Purbaya.

Tak hanya menyampaikan ucapan, mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu juga menyinggung kondisi ekonomi nasional. Ia meminta para ibu agar tidak khawatir menghadapi arah perekonomian ke depan. “Ibu-ibu enggak usah takut, kedepan ekonomi akan membaik terus,” jelasnya.

Purbaya menegaskan, kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga saat ini masih berjalan sesuai rencana. APBN disebut terus dioptimalkan untuk mendukung program prioritas pemerintah sekaligus menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. “Hingga 30 November 2025, realisasi APBN menunjukkan kinerja yang tetap terjaga,” ungkap dia.

Dari sisi pendapatan, realisasi pendapatan negara tercatat sebesar Rp2.351,5 triliun atau 82,1 persen dari outlook laporan semester. Capaian tersebut terutama ditopang oleh penerimaan perpajakan sebesar Rp1.903,9 triliun, yang terdiri dari penerimaan pajak Rp1.634,4 triliun serta penerimaan kepabeanan dan cukai Rp269,4 triliun. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak terealisasi sebesar Rp444,9 triliun.

Di tengah tekanan pada pendapatan, belanja negara tetap tumbuh untuk menopang perekonomian. Hingga 30 November 2025, realisasi belanja negara mencapai Rp2.911,8 triliun atau 82,5 persen dari outlook laporan semester.

Belanja pemerintah pusat tercatat sebesar Rp2.116,2 triliun, yang terdiri dari belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp1.110,7 triliun dan belanja non-K/L sebesar Rp1.005,5 triliun. Sementara itu, penyaluran Transfer ke Daerah juga masih berjalan on-track dengan realisasi sebesar Rp795,6 triliun untuk mendukung layanan publik di daerah.