Solusi Cerdas Jepang Atasi Krisis Properti: Satelit dan AI Berburu 9 Juta Rumah Terbengkalai!

Ikhsan Medium.jpeg

Sabtu, 29 November 2025 – 00:30 WIB

Puluhan perusahaan Jepang gunakan AI dan citra satelit untuk temukan 9 juta rumah terbengkalai atau biasa disebut akiya. (Foto: Japan Forward)

Puluhan perusahaan Jepang gunakan AI dan citra satelit untuk temukan 9 juta rumah terbengkalai atau biasa disebut akiya. (Foto: Japan Forward)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Jepang tengah menghadapi krisis properti tersembunyi: jutaan rumah terbengkalai. Namun, kini hadir solusi futuristik yang memanfaatkan teknologi luar angkasa. Puluhan perusahaan di Jepang menggabungkan kekuatan citra satelit dan Kecerdasan Buatan (AI) untuk secara efektif melacak dan menemukan rumah-rumah tak terurus yang berpotensi dijual kembali.

Laporan dari kantor berita Kyodo menyebutkan bahwa inovasi ini dipimpin oleh perusahaan rintisan seperti Where Inc. Mereka memanfaatkan algoritma AI yang telah dilatih dengan puluhan ribu foto rumah untuk mengidentifikasi tanda-tanda penelantaran dari angkasa.

Mata Satelit Mengendus Karat dan Atap Lapuk

Cara kerja teknologi ini sangat canggih. AI dilatih untuk mengenali karakteristik visual tertentu dari atap yang lapuk dimakan usia, seperti tingkat karat, perubahan warna, hingga kerusakan struktural yang terlihat dari atas. Begitu tanda-tanda penelantaran terdeteksi, rumah tersebut akan secara otomatis ditandai pada citra satelit.

Terobosan ini dimungkinkan berkat adaptasi teknologi AI yang mulanya dikembangkan oleh entitas yang berafiliasi dengan Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA). Ya, teknologi yang digunakan untuk menganalisis kawah di Bulan, kini dialihkan fungsinya untuk ‘membedah’ kondisi real estat di Bumi.

Seorang pengguna layanan Where Inc., Kotaro Yasue, telah merasakan langsung manfaat luar biasa dari inovasi ini. Yasue, yang memimpin perusahaan jasa penyewaan rumah di Prefektur Gifu, berhasil menemukan sebuah rumah kayu dua lantai yang terbengkalai.

Melalui catatan properti, ia berhasil menghubungi pemiliknya. Ternyata, rumah tersebut memang telah dibiarkan kosong selama lebih dari 10 tahun, dan pemiliknya tidak tahu bagaimana cara menanganinya.

Beli Rumah Hanya 1 Yen

Akhirnya, Yasue berhasil mengakuisisi properti tersebut dari pemiliknya dengan harga yang nyaris tak masuk akal: hanya 1 yen, atau setara dengan sekitar Rp106. Sebuah pembelian yang revolusioner berkat bantuan teknologi angkasa.

“Sebelum saya mulai menggunakan layanan ini, saya harus mengunjungi agen properti lokal atau datang sendiri ke lokasi,” kata Yasue. AI kini telah menghilangkan proses manual yang memakan waktu dan biaya.

Data pemerintah Jepang menunjukkan bahwa masalah rumah terlantar atau akiya ini memang sangat serius. Tercatat, ada sekitar 9 juta rumah terlantar di Jepang pada tahun 2023. Angka ini terus meningkat seiring pergeseran demografi dan populasi.

Perusahaan yang berbasis di Tokyo, Where Inc., telah mendapatkan sekitar 50 klien sejak meluncurkan layanan berbasis AI ini pada tahun 2024. Teknologi ini tidak hanya mencari rumah, tetapi juga mampu membantu menemukan lahan kosong potensial untuk tempat parkir atau lokasi pemasangan panel surya.

“Kami ingin membantu [perusahaan-perusahaan] memanfaatkan real estat yang belum digarap secara efektif,” kata seorang pejabat Where. Dengan demikian, AI dan satelit tidak hanya menjadi alat komersial, tetapi juga solusi untuk menata ulang lanskap perkotaan Jepang yang semakin dipenuhi properti ‘hantu’.
 

Topik
Komentar