Ekonomi Kuartal IV Diprediksi Tumbuh 5,7 Persen, Purbaya Optimistis Investasi Banjir

Clara Medium.jpeg

Kamis, 27 November 2025 – 15:08 WIB

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (27/11/2025).(Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (27/11/2025).(Foto: Inilah.com/Clara Anna).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 tumbuh 5,6-5,7 persen. Cukup tinggi.

Pertumbuhan itu didorong berbagai stimulus ekonomi baik berupa baik bantuan langsung tunai (BLT), maupun beberapa program lainnya.

Menkeu Purbaya menyampaikan, untuk memperbaiki sektor riil hingga pasar saham, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menempatkan dana Rp200 triliun ke Himbara dan BSI. Per 31 Oktober 2025, telah disalurkan berbentuk kredit Rp188 triliun.

Tak berhenti di situ, pemerintah kembali menggerojok dana tambahan sebesar Rp76 miliar pada 10 November 2025. Dana stimulus itu ditempatkan ke BRI, Mandiri, BNI dan Bank DKI.

“Saya ekspek (ekspektasi) ekonomi kita tumbuh lebih bagus di triwulan ke IV tahun ini. Kalau sebelumnya 5,02 triwulan ke III kita ekspek triwulan ke IV dengan stimulus ini dengan stimulus yang lain, BLT dan lain-lain. Kita ekspek, ekonomi kita di triwulan IV, bisa tumbuh 5,6 sampai 5,7 persen,” ujar Menkeu Purbaya saat rapat bersama Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Dia menyebut, jika pertumbuhan ekonomi di triwulan IV sesuai target maka arah pertumbuhan ekonomi telah berbalik dari melambat menuju arah percepatan. “Full year, ekonomi kita bisa tumbuh 5,2 persen,” kata dia.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi sangat menentukan arah investor untuk menanamkan saham di pasar modal. Adapun aliran modal asing yang masuk pada November 2025 tercatat Rp7,3 triliun.

“Kalau sebagian orang bilang mungkin itu orang yang punya duit saja, yang main di sana. Tapi untuk sebagaian besar investor jangka panjang itu memberi sinyal ada perbaikan positif disini itu sebagai flek pertama ada perbaikan positif di sini, selama kita menjalankan kebijakan yang terus berkesinambungan. Saya pikir, ekonomi kita akan semakin bagus, pasar saham akan semakin kuat dan pelan-pelan investor jangka panjang juga akan masuk,” pungkas Menkeu Purbaya.

Topik
Komentar