Pemerintah AS resmi mengimbau warganya segera tinggalkan Iran menyusul ancaman keamanan dan pemadaman internet. (Foto: Shutterstock)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Eskalasi ketegangan di kawasan Teluk kian memanas. Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi mengeluarkan peringatan keras bagi warga negaranya yang masih berada di Iran untuk segera meninggalkan negara tersebut. Melalui Kedutaan Besar Virtual AS di Iran, Washington memberikan sinyal bahwa situasi keamanan kini berada di titik yang sangat riskan.
Pernyataan yang dirilis pada Senin (12/1/2026) ini menekankan bahwa warga AS harus bersiap menghadapi skenario terburuk, termasuk pemadaman internet total yang diperkirakan akan terus berulang di berbagai wilayah Iran.
“Warga negara AS harus bersiap menghadapi pemadaman internet yang berlanjut. Rencanakan sarana komunikasi alternatif dan, jika situasi memungkinkan, pertimbangkan untuk segera meninggalkan Iran melalui jalur darat menuju Armenia atau Turki,” tulis pernyataan resmi Kedutaan Virtual AS.
Risiko Penangkapan dan Isu Paspor Ganda
Bagi warga AS, tetap bertahan di Iran saat ini ibarat bermain api. Departemen Luar Negeri AS memperingatkan adanya risiko tinggi berupa interogasi, penangkapan, hingga penahanan sepihak oleh otoritas setempat.
Isu krusial juga menyasar warga berkewarganegaraan ganda (AS-Iran). Mengingat Teheran tidak mengakui status kewarganegaraan ganda, Washington menginstruksikan mereka untuk meninggalkan Iran menggunakan paspor Iran guna menghindari hambatan birokrasi dan hukum di perbatasan.
Lalu Lintas Udara Terhenti
Upaya untuk keluar dari Iran lewat jalur udara pun kian sempit. Berbagai maskapai internasional mulai membatasi hingga membatalkan jadwal penerbangan dari dan menuju Teheran. Bahkan, beberapa maskapai besar dilaporkan telah menghentikan total layanan mereka setidaknya hingga Jumat, 16 Januari 2026.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda ketegangan akan mereda. Perintah evakuasi mandiri ini menjadi indikator kuat bahwa Washington melihat potensi kerawanan yang jauh lebih besar dalam beberapa hari ke depan. Bagi warga Amerika di sana, pilihannya hanya satu: pergi sekarang atau terjebak dalam pusaran konflik yang kian gelap.











