Selamat Jalan Sang Legenda: Donny Fattah Dimakamkan di TPU Kampung Kandang

syahidan.jpg

Sabtu, 7 Maret 2026 – 18:54 WIB

Bassis legendaris God Bless, Donny Fattah, dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Sabtu (7/3/2026) sore. (Foto: Inilah.com/Syahidan)

Bassis legendaris God Bless, Donny Fattah, dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Sabtu (7/3/2026) sore. (Foto: Inilah.com/Syahidan)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Langit Jakarta Selatan menjadi saksi bisu penghormatan terakhir bagi salah satu pilar musik rock Indonesia. Donny Fattah, bassis sekaligus pendiri band legendaris God Bless, telah beristirahat dengan tenang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang, Jagakarsa, Sabtu (7/3/2026).

Suasana khidmat menyelimuti prosesi pemakaman saat jenazah almarhum perlahan diturunkan ke liang lahat sekitar pukul 16.16 WIB. Isak tangis dan doa mengiringi kepergian sosok yang dikenal rendah hati namun sangat berpengaruh dalam sejarah musik nasional tersebut.

Di samping makam, tampak putra-putri almarhum, Iman Fattah dan Cindy Fattah, tertunduk lesu melepas keberangkatan sang ayah menuju peristirahatan terakhir. Kehadiran keluarga besar menunjukkan betapa sosok Donny merupakan figur ayah yang sangat dicintai.

Kehadiran Sahabat Seperjuangan

Prosesi ini tak hanya dihadiri keluarga, tetapi juga menjadi ajang berkumpulnya para tokoh musik yang telah menjadi bagian dari hidup Donny. Tampak hadir vokalis God Bless, Achmad Albar, dan gitaris mumpuni Ian Antono. Keduanya terlihat sangat terpukul kehilangan rekan satu panggung yang telah bersama selama lebih dari lima dekade.

Selain personel God Bless, penyanyi senior Camelia Malik juga turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran para pesohor ini membuktikan bahwa dedikasi Donny Fattah di dunia hiburan meninggalkan jejak yang tak terhapuskan bagi lintas generasi.

post-cover

Firasat dan Kepergian yang Mendadak

Gitaris God Bless, Ian Antono, mengungkapkan rasa terkejutnya yang mendalam. Ia bercerita bahwa sebenarnya ia sudah berencana menjenguk Donny di RS Fatmawati pada Sabtu pagi. Namun, takdir berkata lain.

“Sebetulnya tadi saya jam 10.00 WIB itu janji memang ke rumah sakit. Cuma sebelum sampai, kami berangkat pagi-pagi dan akhirnya hanya mendapat kabar meninggal itu waktu di mobil. Kaget sekali,” ujar Ian dengan nada suara yang bergetar saat ditemui di rumah duka.

post-cover

Perjuangan Melawan Sakit

Beberapa tahun terakhir memang menjadi masa yang berat bagi Donny Fattah secara fisik. Sang musisi didiagnosis mengidap sejumlah penyakit serius, mulai dari sarkopenia (penyusutan massa otot), penyumbatan vaskular, hingga penyakit autoimun.

Kendati kondisi fisiknya menurun drastis, semangat Donny untuk tetap berkarya bersama God Bless tidak pernah padam. Ia tetap berupaya menjalani serangkaian perawatan intensif demi bisa kembali menyapa penggemarnya di atas panggung. Kini, perjuangan fisik itu telah usai, namun dentuman bas dan karya-karyanya akan tetap abadi dalam sejarah musik Indonesia.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang