Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, resmi dipinjamkan dari Como 1907 ke Rayo Vallecano untuk musim ini. Kepindahan ini menjadi debut pertamanya bermain di luar Italia sepanjang kariernya, sekaligus penampilan perdananya di LaLiga.
LaLiga telah mengesahkan pendaftaran Audero melalui situs resminya. Transaksi ini rampung pada hari terakhir bursa transfer, setelah Rayo Vallecano mempercepat pencarian kiper cadangan dalam beberapa jam terakhir.
Audero didatangkan sebagai pengganti Augusto Batalla, kiper asal Argentina yang mengalami cedera serius pada laga kedua musim ini.
Persis Seperti yang Diprediksi
Kepindahan ini menjadi kelanjutan langsung dari situasi yang sudah terlihat sejak akhir Agustus.
Posisi Audero di Como berubah drastis setelah kedatangan Robert Sanchez dari Chelsea, yang menambah persaingan ketat di bawah mistar gawang klub asuhan Cesc Fabregas tersebut. Menurut Sky Sport, Audero sendirilah yang meminta untuk pergi demi mendapatkan menit bermain.
Sebelumnya, kita sudah mencatat bagaimana kedatangan Sanchez mengancam posisi Audero di Como, di tengah persaingan dengan kiper utama Jean Butez. Skenario yang diperkirakan itu kini benar-benar terjadi — hanya dalam hitungan hari, bukan berbulan-bulan.
Bersaing dengan Dani Cardenas
Di Rayo Vallecano, Audero akan bersaing memperebutkan posisi starter dengan Dani Cardenas.
Rayo sempat menimbang beberapa alternatif untuk mengisi kekosongan akibat cederanya Batalla, termasuk Aitor Fernandez, Marcos Peano, dan Luis Maximiano. Pada akhirnya, opsi Audero yang dipilih manajemen.
Audero menjadi rekrutan keenam Rayo Vallecano musim panas ini, menyusul kedatangan bek tengah Italia-Albania Marash Kumbulla, winger Giorgi Tsitaishvili, gelandang Gnangoro Bouare, bek kiri Adria Pedrosa, dan bek tengah Mujaid Sadick.
Perjalanan Panjang di Italia
Sebelum kepindahan ini, seluruh karier Audero dihabiskan di sepak bola Italia.
Ia menempa diri di akademi Juventus, tempat ia meninggalkan klub pada 2017 untuk menjalani peminjaman ke Venezia, lalu Sampdoria — klub yang membesarkan namanya dari 2018 hingga 2023.
Tahun itu ia pindah ke Inter Milan, tetapi hanya tampil enam kali sebelum bergabung dengan Como. Tanpa benar-benar menetap, ia menjalani dua masa peminjaman berturut-turut ke Palermo dan Cremonese, dengan penampilan terakhir mencapai 35 laga musim lalu.
Musim panas ini, ia kembali ke Como sebagai klub pemiliknya sebelum akhirnya dipinjamkan lagi — kali ini ke luar negeri untuk pertama kalinya.
Kiper Kelahiran Mataram
Audero lahir di Mataram, Indonesia, meski menempa kariernya sepenuhnya di Italia dan sempat melewati jenjang usia muda Timnas Italia.
Ia akhirnya memilih membela Indonesia di level senior dan menjalani debutnya bersama Timnas pada 2025.
Kini, dengan status pemain LaLiga, Audero menjadi salah satu wakil Indonesia yang bermain di lima liga top Eropa musim ini — sebuah pencapaian yang menegaskan semakin luasnya jangkauan pemain diaspora dan naturalisasi Indonesia di panggung Eropa.












