Pep Guardiola, Manajer/Pelatih Kepala Manchester City, bersama trofi Piala FA Emirates selama pertandingan Final Piala FA Emirates antara Chelsea dan Manchester City di Stadion Wembley pada 16 Mei 2026 di London, Inggris. (Foto: Catherine Ivill – AMA/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, dengan tegas melarang para pemainnya menenggak “satu bir pun” untuk merayakan keberhasilan mereka menjuarai Piala FA. Juru taktik asal Spanyol itu langsung mengalihkan fokus skuadnya pada laga krusial Liga Inggris (Premier League) melawan Bournemouth.
The Citizens sukses mengamankan trofi kedua mereka musim ini usai menaklukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 di Stadion Wembley pada Sabtu (16/5) waktu setempat. Gol penentu kemenangan dicetak melalui sontekan backheel brilian dari Antoine Semenyo. Namun, usai pertandingan, Guardiola memastikan bahwa tidak ada perayaan di London dan tim harus segera kembali ke Manchester.
Ketika ditanya apakah akan ada pesta perayaan pada Sabtu malam, Guardiola menjawab dengan tegas. “Pulang. Tidak (boleh ada) satu bir pun,” ucapnya.
“Tidak, tidak, tidak — tidak ada waktu (untuk merayakan). Chelsea punya waktu tujuh hari untuk bersiap menghadapi final, kami hanya punya tiga hari dan kemarin adalah mimpi buruk. Kami menghabiskan waktu enam jam dari City ke sini. Kereta api sedikit menjadi masalah di negara ini. Enam jam!” keluh Guardiola merujuk pada jadwal dan logistik timnya.
Fokus Penuh Mengejar Arsenal
Sikap tegas Guardiola sangat beralasan. Saat ini, tensi perebutan gelar juara Liga Inggris sedang berada di titik didih. Man City masih tertinggal dua poin dari Arsenal di puncak klasemen dengan menyisakan dua pertandingan.
Jika Arsenal sukses mengalahkan Burnley pada laga hari Senin, City wajib meraih kemenangan atas Bournemouth di Vitality Stadium pada hari Selasa agar nafas perebutan gelar tetap berlanjut hingga pekan terakhir. Pada laga pamungkas tersebut, City dijadwalkan menjamu Aston Villa di Etihad, sementara Arsenal harus melawat ke markas Crystal Palace.
Alih-alih merayakan kemenangan di Wembley saat ini, Guardiola menyatakan bahwa para pemain akan mendapatkan panggung perayaan yang pantas untuk gelar Piala FA dan Carabao Cup pada pekan depan.
“Senin depan setelah (melawan) Aston Villa, kami akan merayakannya bersama tim wanita. Pihak klub mengatakan kepada saya bahwa akan ada parade di Manchester karena kami harus merayakannya dengan kedua tim,” jelas pelatih yang kini telah mengoleksi 20 gelar bersama Man City tersebut.
Respons Kubu Chelsea
Di kubu lawan, pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, menanggapi gol kemenangan dramatis Man City yang dicetak oleh Semenyo. Ia menilai gol tersebut sangat sulit untuk diantisipasi oleh barisan pertahanannya.
“Itu adalah gol satu banding seratus, sebuah gol berpeluang tinggi (xG goal). Tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk menghentikannya,” puji McFarlane.
Meski gagal mengangkat trofi, McFarlane tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang mampu mengimbangi permainan juara bertahan Liga Inggris tersebut.
“Kami bertarung habis-habisan dengan salah satu tim terbaik di dunia, perbedaannya sangat tipis antara kedua tim. Dalam beberapa minggu terakhir, daya juang dan semangat mereka sempat dipertanyakan, tetapi dua penampilan terakhir tidak bisa diragukan. Mereka telah memberikan segalanya untuk klub,” pungkasnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









