Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Walikota Sukabumi meresmikan Pasar Rakyat Jawa Barat Juara Lembirsitu pada Senin (8/2/2026). (Foto: Dok. Pemkot Sukabumi).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Setelah tak menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil ternyata tak hanya meninggalkan masalah pribadi, seputar perselingkuhan. Proyek pembangunan Pasar Lembursitu di Kota Sukabumi senilai Rp10 miliar, kini kosong melompong.
Saat berkuasa, proyek Pasar Lembursitu merupakan bagian dari program Pasar Rakyat Jabar Juara. Kini nyaris menjadi bangunan kosong yang ditinggalkan para pedagangnya. Secara fisik, bangunan pasar masih tampak kokoh dan representatif. Namun, ketiadaan aktivitas jual beli membuatnya tampak seperti ‘gedung mati’.
Satu per satu pedagang memilih menutup kios mereka karena jumlah pengunjung yang terus merosot drastis sejak setahun terakhir. Sepinya pasar diduga karena tak didukung jalur transportasi umum.
Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, membenarkan bahwa beralihnya titik transit mobil Elf ke terminal lain membuat pasar kehilangan calon pembeli secara masif. “Menurut informasi para pedagang karena perpindahan elf ke Terminal Tipe C jadi ada permohonan dari angkot sehingga nanti masuk,” ungkap Een, dikutip Sabtu (7/3/2026).
Sebelumnya, pasar ini bukan hanya tempat belanja, melainkan titik perjumpaan penumpang dari wilayah Pajampangan. Kini, tanpa adanya kendaraan yang melintas dan berhenti, pasar kehilangan daya tariknya.
Pada 8 Januari 2022, Ridwan Kamil didampingi Atalia Praratya, serta Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meresmikan pasar itu. Hanya bertahan setahun, jumlah pengunjung dan pedagang terus menurun.
Karena sepi, pedagang meninggalkan kios yang sebelumnya mereka tempati secara perlahan. Kini, 4 tahun sejak diresmikan, Pasar Lembursitu terlihat sepi dengan banyak kios yang tutup.
Salah seorang pedagang sayur di bagian luar pasar tersebut, Yati (45), mengaku kondisi pasar saat ini jauh lebih sepi dibandingkan beberapa tahun lalu. Ia menyebut jumlah pembeli terus menurun sejak angkutan Elf tidak lagi berhenti di sekitar pasar. “Dulu mah ramai, banyak penumpang elf turun terus belanja. Sekarang mah sepi, paling yang datang warga sekitar saja,” ujar Yati.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













