Konser Afgan Memukau, Aransemen Erwin Gutawa Bikin Suasana Makin Syahdu

Mia Medium.jpeg

Minggu, 19 Juli 2026 – 09:33 WIB

Orkestra Erwin Gutawa mengiringi konser Afgan bertajuk

Orkestra Erwin Gutawa mengiringi konser Afgan bertajuk “Retrospektif: The Concert” di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (18/7/2026), malam. (Dokumentasi: Inilah.com/ Mia Umi Kartikawati)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Di tengah sorotan lampu yang temaram, penyanyi solo pria Indonesia, Afgan berdiri sendiri di bibir panggung. Sosoknya sangat dinantikan dan semakin mendapat sorotan ketika kemegahan puluhan musisi orkestra besutan Erwin Gutawa memenuhi latar belakang panggung konser Afgan, Sabtu (18/07/2026) malam. 

Sosok Erwin Gutawa menggerakkan kedua tangannya dengan penuh presisi. Setiap ayunan baton menjadi aba-aba bagi para pemain biola, cello, brass, hingga perkusi untuk menyatu dalam harmoni yang megah. 

Alunan musik yang tercipta bukan sekadar mengiringi Afgan bernyanyi, tetapi menghadirkan emosi baru pada setiap lagu yang dibawakan.

Balutan orkestra membuat lagu-lagu hits Afgan terdengar lebih dramatis dan berkelas. Denting piano yang lembut, gesekan biola yang syahdu, serta hentakan perkusi yang menggelegar memberi dimensi baru pada setiap nada. Penonton seolah diajak menikmati sebuah pertunjukan simfoni, bukan sekadar konser musik pop.

Dengan panggung bertingkat yang memperlihatkan seluruh formasi orkestra, penampilan malam itu menjadi suguhan visual sekaligus musikal yang memanjakan mata dan telinga. 

Afgan tetap menjadi pusat perhatian dengan vokalnya yang khas, sementara sentuhan tangan dingin Erwin Gutawa menjadikan setiap lagu terasa lebih megah, emosional, dan penuh energi.

Kolaborasi keduanya membuktikan musik pop dapat bertransformasi menjadi pertunjukan orkestra yang elegan tanpa kehilangan ruh aslinya. 

Tepuk tangan panjang yang menggema di akhir setiap lagu menjadi bukti, magis aransemen Erwin Gutawa berhasil membawa penonton larut dalam pengalaman musikal yang tak mudah dilupakan.

Everybody beri tepukan meriah untuk Erwin Gutawa Orkestra. Bersyukur banget bisa bikin konser kedua kali bersama Erwin Gutawa. Konser ini merupakan full circle saya di tahun 2015 di konser pertama saya konser Dari Hati namanya, di tempat yang sama di JICC. Konser pertama Dari Hati menjadi konser berkesan buat saya. 11 tahun yang lalu. Sekarang saya sudah Haji. Mungkin bedanya lebih ke umur kali ya,” kata Afgan di atas panggung konser bertajuk “Retrospektif: The Concert”.

Dia menambahkan, proses panjang mewujudkan “Retrospektif: The Concert”  memang tidak mulus. Dia mengaku mengalami kendala saat persiapan konser dan mengalami suara hilang. 

“Konser ini adalah hal yang paling roller coaster. Saya kehilangan suara saya dua minggu lalu. Suara saya kembali hari Rabu, dan konsernya hari Sabtu,” tambahnya.

Dia juga langsung minta maaf kepada penonton yang sudah berjuang datang ke konsernya kali ini. Teman duet Rossa itu mengakui jika dirinya tidak sempurna saat tampil di konser perjalanan kariernya selama 18 tahun itu. 

“Mungkin hari ini enggak sempurna, tapi saya tetap memberikan 1000 persen. Saya diberikan ujian merasakan GERD naik dan sinus infeksi. Ini seperti Allah memberikan saya agar saya tetap percaya. Dan mama papa membantu merawat saya, dengan membawakan saya infus. Karena mama papa saya dokter,” ungkapnya. 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang