Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP Permana Yudiarso bersama sejumlah pelaku usaha dan masyarakat di Desa Juru Seberang, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. (Foto: KKP)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong kolaborasi pelaku usaha dan masyarakat dalam memanfaatkan ruang laut di Desa Juru Seberang, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung untuk kegiatan konservasi mangrove dan peningkatan populasi kerang dara sebagai salah satu sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil KKP Permana Yudiarso menyampaikan keberhasilan pengelolaan ruang pesisir dan laut tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.
“Mangrove memiliki peran strategis sebagai penyimpan karbon biru, pelindung pantai dari abrasi, habitat berbagai biota serta penopang mata pencaharian masyarakat pesisir. Melalui kolaborasi seperti ini, kita tidak hanya menjaga ekosistem namun juga membangun fondasi ekonomi pesisir yang berkelanjutan,” ujar Permana dalam siaran pers dikutip di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Penandatanganan Komitmen Bersama
Aksi bersama antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat di Desa Juru Seberang bertepatan dengan Peringatan Hari Mangrove Sedunia pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan itu di antaranya dilakukan melalui penebaran indukan kerang dara di kawasan mangrove disertai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Masyarakat untuk melindungi dan mengelola bersama area indukan kerang dara di Desa Juru Seberang.
“Kami optimistis ini menjadi fondasi bagi pengelolaan pesisir yang adaptif terhadap perubahan iklim sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Belitung,” tuturnya.
Sumber Daya Pesisir
Pada kesempatan yang sama, Program Director Bakau Institute Naufal Bintang Akbar mengungkapkan keberhasilan tidak hanya bergantung pada kegiatan rehabilitasi, tetapi juga pada tumbuhnya rasa memiliki masyarakat terhadap sumber daya pesisir yang menjadi penopang kehidupan mereka.
Kawasan perlindungan indukan kerang dara di Desa Ujung Seberang diharapkan menjadi contoh bahwa konservasi dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tingkatkan Populasi Kerang Dara
“Harapan kami, upaya ini mampu meningkatkan populasi kerang dara secara alami sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir yang menjadi habitat berbagai biota laut,” pungkas Naufal.
Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam mewujudkan ekonomi biru melalui perlindungan ekosistem pesisir, penguatan pengelolaan ruang laut serta pemberdayaan masyarakat sebagai pelaku utama konservasi.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.











