Ditemukan 81 Ribu Lebih Kasus Tb di Jawa Barat, Ini Kata Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Antara)

Laporan dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, dalam lima bulan pertama tahun 2025 terdapat sebanyak 81.864 kasus tuberkulosis (Tb) terdeteksi di Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi usai beraudiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Oktavianus menyatakan komitmennya untuk menggerakkan seluruh kabupaten/kota dalam upaya mempercepat penanganan Tb.

“Pemprov Jabar tengah menyiapkan pengumuman resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memanfaatkan layanan skrining, dan memperkuat dukungan terhadap keberhasilan pengobatan,” ujar Dedi, dikutip Selasa (18/11/2025).

Ia juga mengundang Wamenkes untuk menghadiri kegiatan lapangan provinsi guna memperkuat kolaborasi dalam menghadapi Tb dan kusta. Selain itu, Dedi merencanakan kunjungan incognito ke sejumlah puskesmas sebagai dasar evaluasi layanan dan penyempurnaan strategi penanganan.

Sementera Wamenkes Benjamin Paulus Oktavianus dalam keterangan di Jakarta, Senin (17/11/2025) menjelaskan, dalam audiensi bersama Dedi Mulyadi belum lama ini, diketahui angka tersebut merupakan bagian dari estimasi 234 ribu kasus Tb yang membayangi provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia itu.

“Pertemuan itu menyoroti kebutuhan memperkuat penemuan kasus aktif (ACF), pemerataan penggunaan mobile X-ray dan TCM, serta pentingnya penanganan stigma terkait Tb dan kusta,” kata Benjamin atau akrab disapa dokter Benny itu.

Dia menegaskan percepatan penanganan Tb bergantung pada penguatan penemuan kasus aktif di lapangan.

Untuk itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Jabar memperkuat layanan primer dan meningkatkan kapasitas puskesmas, dengan strategi berbasis komunitas perlu dijalankan lebih agresif agar penemuan kasus tidak tertinggal dari estimasi beban Tb.

Capaian pengobatan Tb di Jawa Barat masih tertinggal dari target nasional, dimana keberhasilan terapi Tb sensitif obat tercatat 80 persen dari target 90 persen.

Untuk Tb resisten obat, sebanyak 1.063 kasus tertangani dari target 2.866 kasus. Jawa Barat juga mencatat 4.763 pasien Tb dengan Diabetes Mellitus (DM) dan 1.165 pasien dengan HIV, dengan jumlah kematian mencapai 2.294 jiwa.