Cerita Turis India Menyelami Indonesia dari TMII

Vonita Medium.jpeg

Sabtu, 27 Desember 2025 – 21:12 WIB

Abhinav (26), pelancong asal India, saat pertama kali menjejakkan kaki di TMII, Jakarta. (Foto: Inilah.com/Vonita)

Abhinav (26), pelancong asal India, saat pertama kali menjejakkan kaki di TMII, Jakarta. (Foto: Inilah.com/Vonita)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bukan sekadar ruang wisata bagi warga lokal. Di musim libur panjang, kawasan ini juga menjadi pintu masuk bagi wisatawan mancanegara untuk membaca Indonesia dalam satu bentangan. Itulah yang dirasakan Abhinav (26), pelancong asal India, saat pertama kali menjejakkan kaki di TMII.

“Nama saya Abhinav. Saya berasal dari India. Saya sudah sekitar tiga bulan berada di Indonesia,” kata Abhinav saat ditemui di TMII, Jakarta Timur, Sabtu (27/12/2025).

Selama tinggal di Indonesia, Abhinav telah menyusuri sejumlah destinasi populer, dari Bali hingga Sumatera. Namun kunjungannya ke TMII baru terjadi kali ini, bahkan terbilang sangat singkat.

“Ya, ini pertama kali. Saya baru tiba sekitar 20 menit yang lalu. Jadi saya belum terlalu tahu tentang tempat ini dan masih mencoba mengenalnya,” ujarnya.

Bagi Abhinav, TMII menawarkan gambaran ringkas tentang wajah Indonesia yang luas dan majemuk. Dalam satu kawasan, ia bisa melihat potongan budaya dari berbagai daerah yang biasanya tersebar berjauhan.

“Indonesia itu sangat besar. Ada begitu banyak suku dan banyak bahasa. Di tempat ini, saya melihat rumah adat, kostum suku, dan semuanya ada di satu tempat,” tuturnya.

Ia menilai TMII sangat membantu wisatawan asing yang ingin memahami budaya Nusantara tanpa harus berpindah kota atau pulau. Keramaian pengunjung yang memuncak karena libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pun tak menjadi soal baginya.

“Orang-orang ada di mana-mana, tentu saja, ini negara besar. Saya pikir ada sekitar 280 juta penduduk di sini. Jadi itu tidak masalah. Saya justru merasa senang karena banyak orang,” ucapnya.

Dari sisi akses, Abhinav menilai TMII mudah dijangkau, termasuk bagi turis asing. Ketersediaan transportasi daring dan moda transportasi umum membuat perjalanannya relatif tanpa hambatan.

“Saya pikir aksesnya mudah karena Grab ada di mana-mana. Juga ada transportasi seperti metro. Saya tidak menemukan kesulitan untuk datang ke sini. Semuanya sangat mudah,” paparnya.

Sebagai solo traveler, Abhinav mengaku mengenal TMII dari riset mandiri sebelum datang ke Jakarta. Menurutnya, destinasi seperti TMII memang tidak selalu masuk daftar utama wisatawan asing, tetapi justru menawarkan pengalaman yang lebih otentik.

“Kalau ingin mengenal suatu negara lebih dalam, kita harus melakukan riset. Kita bisa mencari lewat Google. Sekarang juga banyak teknologi AI, jadi informasi mudah ditemukan,” jelasnya.

Meski baru sejenak berada di kawasan tersebut, Abhinav mengaku langsung merasakan atmosfer yang ramah. Ia menilai TMII paling pas dinikmati dengan berjalan kaki agar pengunjung bisa menangkap detail-detail kecil yang sering luput.

“Lingkungannya sangat bagus. Banyak orang, anak-anak bermain, ada kucing di mana-mana. Suasananya sangat ramah dan orang-orangnya sangat membantu,” kata Abhinav.