Bentuk Solidaritas, Bendera Palestina Berkibar di Istana Presiden Slovenia

Ikhsan Medium.jpeg

Minggu, 7 Juni 2026 – 21:12 WIB

Bendera Palestina berkibar bersebelahan dengan bendera Slovenia di teras istana kepresidenan. (Foto: X/Nataša Pirc Musar)

Bendera Palestina berkibar bersebelahan dengan bendera Slovenia di teras istana kepresidenan. (Foto: X/Nataša Pirc Musar)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Presiden Slovenia Nataša Pirc Musar mengambil langkah berani dengan memutuskan untuk mengibarkan bendera Palestina di Istana Presiden, Sabtu (6/6/2026). Langkah diplomatik ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata dan ketegasan sikap atas perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina.

Keputusan besar tersebut diambil setelah bendera Palestina sempat diturunkan dari gedung pusat pemerintahan, menyusul naiknya Perdana Menteri (PM) konservatif, Janez Janša, ke tampuk kekuasaan pascapemilu yang digelar pada 22 Maret lalu.

Simbol Perlawanan terhadap Pelanggaran Hukum Internasional

Lewat unggahan resmi di akun media sosial X miliknya, Pirc Musar menjelaskan bahwa bendera tersebut akan tetap berkibar dengan gagah di area luar istana selama sepekan ke depan. Setelah itu, bendera tersebut baru akan dipindahkan ke dalam ruangan istana untuk dipamerkan secara khusus kepada para pengunjung.

Menurut sang Presiden, keputusan ini memiliki makna politik dan moral yang teramat mendalam dalam mendukung perjuangan Palestina serta menegakkan hukum internasional di mata dunia.

Ia menilai bahwa bendera Palestina saat ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol nasional sebuah negara, tetapi juga harus dianggap sebagai pengingat global akan adanya pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang tengah terjadi di Palestina dan di berbagai belahan tempat lainnya.

Suarakan Penderitaan Warga Gaza dan Tepi Barat

Lebih lanjut, Presiden Slovenia ini turut menyoroti penderitaan memilukan yang terus dialami oleh warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Ia dengan tegas menekankan bahwa aksi genosida terhadap warga Palestina hingga detik ini masih terus berlangsung.

Pirc Musar juga menyatakan keprihatinannya bahwa penduduk di Jalur Gaza serta Tepi Barat sama sekali tidak hidup dalam kondisi yang layak, apalagi menjamin martabat mereka sebagai manusia. 

Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa pengibaran bendera tersebut merupakan ekspresi solidaritas yang paling jujur atas hak-hak sah rakyat Palestina untuk hidup merdeka.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang