Andrea Pirlo dikabarkan tinggal selangkah lagi resmi menjadi pelatih baru Timnas Italia. Namun, keputusan tersebut disebut tidak sepenuhnya mendapat dukungan di internal Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dan membuat Roberto Mancini kecewa.
Laporan Il Corriere della Sera menyebut pengumuman resmi penunjukan Pirlo diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
Pirlo akan menggantikan posisi pelatih Timnas Italia sebagai bagian dari proyek pembangunan kembali Gli Azzurri setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026.
Maldini dan Leonardo Tentukan Pilihan
Menurut laporan tersebut, keputusan menunjuk Pirlo merupakan hasil pembahasan Direktur Teknik Timnas Italia Paolo Maldini bersama penasihat teknis Leonardo.
Presiden FIGC Giovanni Malagò disebut akan memberikan persetujuan akhir atas keputusan tersebut.
Maldini mendapat kewenangan penuh untuk menentukan pelatih baru setelah ditunjuk sebagai direktur teknik sekitar dua pekan lalu.
Meski demikian, Il Corriere della Sera mengungkapkan bahwa tidak semua petinggi FIGC sepakat dengan pilihan tersebut.
Sejumlah pihak di federasi dikabarkan masih memiliki keraguan terhadap pengalaman kepelatihan Pirlo, yang sejauh ini pernah menangani Juventus, Fatih Karagümrük, Sampdoria, dan terakhir klub Uni Emirat Arab, United FC.
Malagò Lebih Menginginkan Mancini
Laporan yang sama menyebut Presiden FIGC Giovanni Malagò sebenarnya lebih menginginkan Roberto Mancini kembali menangani Timnas Italia.
Namun, keputusan akhir berada di tangan Maldini dan Leonardo yang memilih mempercayakan proyek jangka panjang kepada Pirlo.
Pirlo sebelumnya menjadi kandidat setelah dua nama utama, Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, menolak tawaran dari FIGC.
Mancini Merasa Ditinggalkan
Keputusan tersebut dikabarkan membuat Roberto Mancini kecewa.
Menurut Il Corriere della Sera, mantan pelatih Gli Azzurri itu merasa telah ditinggalkan oleh federasi dan secara khusus kecewa terhadap Presiden FIGC Giovanni Malagò.
Mancini sebenarnya siap kembali menangani Timnas Italia setelah mengakhiri kerja samanya dengan klub Qatar, Al Sadd, pada Juni lalu.
Pelatih yang membawa Italia menjuarai Euro 2020 (digelar pada 2021) itu berharap mendapat kesempatan kedua memimpin Gli Azzurri dalam proses kebangkitan setelah kegagalan di Piala Dunia 2026.
Menunggu Pengumuman Resmi
Hingga kini FIGC belum mengumumkan secara resmi penunjukan Andrea Pirlo.
Jika tidak ada perubahan, mantan maestro lini tengah Italia tersebut akan menandatangani kontrak jangka panjang hingga Piala Dunia 2030.
Pirlo juga disebut telah mulai menyusun staf kepelatihannya, termasuk mempertahankan Roberto Baronio sebagai asisten pelatih dan membawa sejumlah anggota tim yang telah bekerja bersamanya di klub-klub sebelumnya.
Penunjukan Pirlo menjadi langkah pertama dalam proyek reformasi sepak bola Italia yang dipimpin Paolo Maldini dan Leonardo, dengan target mengembalikan Gli Azzurri sebagai salah satu kekuatan utama di panggung internasional.










