AI Mulai Ubah Dunia Audit, Akuntan Publik Diminta tak Lupakan Etika

Perkembangan kecerdasan artifisial (AI), analisis data, dan otomatisasi mulai mengubah praktik audit dan assurance. Perubahan tersebut membuat profesi akuntan publik tidak cukup hanya menguasai teknologi, tetapi juga harus mempertahankan etika, independensi, skeptisisme profesional, serta pertimbangan profesional.

Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Seminar Pre-Event dan Research Workshop CPA Days 2026 yang digelar Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) bersama School of Accounting BINUS University di BINUS Alam Sutera Main Campus, Tangerang, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara hibrida tersebut mempertemukan organisasi profesi, regulator, akademisi, praktisi, mahasiswa, serta calon profesional untuk membahas perkembangan teknologi dan kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia audit dan akuntansi.

Seminar Pre-Event mengangkat tema “Integrity by Design: Ethics & Governance in Intelligence-driven Organizations”. Diskusi berfokus pada pemanfaatan AI dan data analytics dalam proses audit dan assurance, termasuk pentingnya mempertahankan peran pertimbangan profesional di tengah semakin luasnya penggunaan teknologi.

President IAPI sekaligus Dewan Pembina CPA Days 2026, Tarkosunaryo, mengatakan kemampuan menggunakan teknologi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesiapan profesi audit menghadapi perubahan.

“Kesiapan profesi dalam menghadapi perkembangan teknologi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga oleh kompetensi profesional, integritas, independensi, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab,” ujar Tarkosunaryo.

Menurutnya, perkembangan teknologi perlu diikuti dengan penguatan kompetensi generasi muda. Pemahaman terhadap nilai-nilai fundamental profesi dan kepentingan publik juga tetap menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan industri audit dan akuntansi.

AI dan Data Analytics Jadi Perhatian dalam Audit

Seminar tersebut menghadirkan President International Federation of Accountants (IFAC) Jean Bouquot dan Director of Financial Profession Development & Supervision Kementerian Keuangan Erawati sebagai pembicara utama.

Pembahasan mencakup perkembangan profesi akuntansi, dampak AI terhadap audit dan assurance, etika, pertimbangan profesional, serta pemanfaatan data analytics dan teknologi baru.

Penggunaan teknologi dalam proses audit dinilai membuka peluang untuk meningkatkan kemampuan profesional dalam mengolah dan menganalisis informasi. Namun, perkembangan tersebut juga membutuhkan pemahaman terhadap batasan teknologi serta penguatan kemampuan profesional dalam mengambil keputusan.

Aspek sustainability assurance turut menjadi perhatian. Hal ini berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan pemangku kepentingan terhadap informasi keberlanjutan yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, perkembangan kompetensi profesi tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis menggunakan perangkat digital, tetapi juga kemampuan menilai informasi secara kritis dan mempertahankan prinsip profesional dalam menjalankan tugas.

Research Workshop Bahas AI untuk Penelitian Akuntansi

Selain seminar, IAPI dan BINUS University menggelar Research Workshop bertema “Advancing Accounting and Auditing Research with AI and Digital Tools”.

Workshop tersebut membahas pemanfaatan AI dan perangkat digital dalam penelitian di bidang akuntansi dan auditing. Peserta tidak hanya diperkenalkan pada penggunaan teknologi, tetapi juga diarahkan untuk memperhatikan aspek verifikasi informasi dan integritas dalam proses penelitian.

Sejumlah aspek lain yang menjadi perhatian antara lain transparansi, keamanan data, critical thinking, serta academic judgment.

Workshop menghadirkan Yudhistira Dharma Putra, PhD dan Dr. Kevin Deniswara sebagai pembicara. Sementara Dr. Sandra Aulia memberikan opening remarks dan Dr. Ira Geraldina bertindak sebagai moderator.

Pembahasan tersebut menempatkan AI sebagai perangkat pendukung dalam proses penelitian. Penggunaan teknologi tetap membutuhkan kemampuan peneliti dalam melakukan verifikasi dan menentukan kualitas informasi yang digunakan.

CPA Days 2026 Berlanjut hingga Oktober

Seminar dan research workshop menjadi pembuka rangkaian kegiatan CPA Days 2026. Agenda selanjutnya mencakup Assurance Intelligence Challenge, Short Movie Challenge, Call for Paper, CPA Days Conference, seminar, talkshow, dan career expo.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 28 Agustus dan 4 September 2026, sebelum mencapai puncaknya pada 8-10 Oktober 2026.

Melalui rangkaian CPA Days 2026, IAPI dan BINUS University mendorong calon profesional audit dan akuntansi untuk memahami perkembangan teknologi sekaligus memperkuat kompetensi profesional.

Penguatan tersebut mencakup kemampuan memanfaatkan teknologi, berpikir kritis, menjaga integritas, serta mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan profesional. Di tengah perubahan praktik audit akibat AI dan otomatisasi, kemampuan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan profesi tetap menjalankan tanggung jawabnya kepada publik.