Kesalnya Mourinho Lihat Vinicius Dibully Pemain dan Fans Espanyol

Real Madrid menang 2-1 atas Espanyol di RCDE Stadium, Sabtu (22/8), dalam laga perdana Jose Mourinho pada periode keduanya menangani klub tersebut. Namun seusai laga, sang pelatih memilih menyoroti perlakuan yang diterima Vinicius Junior di lapangan.

Jude Bellingham membawa Madrid unggul lebih dulu lewat sundulan pada menit kesembilan. Alex Calatrava menyamakan kedudukan bagi tuan rumah sebelum turun minum.

Madrid baru memastikan kemenangan pada menit ke-90, ketika pemain pengganti Carlos Espi menyelesaikan peluang dengan cerdik dari dalam kotak enam meter.

Mourinho Bela Vinicius

Vinicius sempat dilanggar Calatrava pada menit-menit awal tanpa hukuman bagi pemain Espanyol tersebut, sebelum belakangan menerima kartu kuning akibat perselisihan dengan pemain yang sama.

Mourinho tidak menutup-nutupi kekesalannya dalam konferensi pers seusai laga.

“Vini bukan orang suci, tetapi apa yang dilakukan orang kepadanya sudah berlebihan,” kata Mourinho. 

“Ini dimulai sejak menit pertama. Ini seperti punya pola, satu lawan setelah lawan lain, ‘saya melanggarnya, lalu kamu melanggarnya, kalau saya sudah dapat kartu kuning, kamu yang melakukannya…’”

Ia menggambarkan situasi ini sebagai beban emosional bagi sang pemain. 

“Ini menjadi frustrasi baginya. Dia harus punya kendali emosi yang besar. Saya bilang kepada Vini, bahkan kalau kamu cetak gol, hati-hati bagaimana kamu merayakannya, agar tetap bisa berada di lapangan. Ini berat.”

Pernyataan paling tajam datang di bagian penutup. “Kita berada di era sosial anti-perundungan, tetapi dengan Vini, kita masih berada di era perundungan, entah itu dari lawan atau dari penonton.”

Kemenangan di Laga Perdana Periode Kedua

Kemenangan ini menjadi laga kompetitif pertama Mourinho sejak resmi ditunjuk kembali menangani Real Madrid, sekitar 13 tahun setelah ia meninggalkan klub tersebut.

Periode pertamanya berlangsung dari 2010 hingga 2013, dengan raihan gelar LaLiga dan Copa del Rey.

Mourinho juga memuji penampilan Bellingham, yang baru bergabung kembali dengan latihan pramusim pekan lalu setelah tampil menonjol bersama Timnas Inggris musim panas ini.

“Ketika kita bicara soal pemain terbaik dunia, Madrid punya banyak, dan ketiganya ini (Bellingham, Vinicius, dan Kylian Mbappe) memberi dampak besar di Piala Dunia,” kata Mourinho. “Saya sempat ragu apakah memainkannya sejak awal atau memasukkannya dari bangku cadangan.”

Ia mengaku belum yakin sepenuhnya dengan keputusannya. “Saya tidak tahu apakah saya melakukan hal yang benar dengan memainkannya sejak awal, tetapi secara fisik dan mental dia sangat kuat. Bagi saya ini posisinya, dengan koneksinya bersama para penyerang, dia bisa mencetak gol. Dia harus bermain dekat gawang. Bermain di posisi nomor 6 atau 8, kita kehilangan kedekatannya dengan gawang. Saya suka Jude yang seperti ini.”

Menanti Debut di Bernabeu

Madrid selanjutnya akan menjamu Real Sociedad pada Rabu dalam laga kandang pertama musim ini di Santiago Bernabeu — momen yang akan menjadi debut resmi Mourinho di hadapan suporter Madridista sejak kepulangannya.