Drama pencarian pelatih baru Timnas Italia akhirnya berakhir. Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Giovanni Malagò mengonfirmasi Roberto Mancini akan kembali menangani Gli Azzurri setelah proses penunjukan Andrea Pirlo dibatalkan.
Keputusan tersebut menutup kisruh selama 17 hari yang mengguncang sepak bola Italia, mulai dari penunjukan Paolo Maldini sebagai Direktur Teknik Club Italia, mundurnya Maldini bersama Leonardo, hingga perubahan mendadak di kursi pelatih tim nasional.
Pirlo Batal karena Kerja Sama dengan Perusahaan Judi
Malagò menjelaskan bahwa Pirlo sebenarnya telah mencapai kesepakatan untuk menjadi pelatih Timnas Italia. Namun, proses tersebut dihentikan setelah FIGC mengetahui Pirlo masih terikat kerja sama sebagai duta merek (brand ambassador) perusahaan judi asal Rusia, Fonbet.
Menurut Malagò, kerja sama yang telah berlangsung sejak Juli 2025 itu baru diketahui setelah proses penunjukan hampir selesai.
“Kami telah mencapai kesepakatan dengan Andrea Pirlo. Namun perkembangan terkait kolaborasinya membuat saya tidak lagi menyetujui pencalonan tersebut,” kata Malagò.
Ia menegaskan keputusan itu bukan dipicu konflik internal, melainkan pertimbangan etika dan kepatutan bagi sosok yang akan memimpin tim nasional Italia.
Maldini dan Leonardo Memilih Mundur
Pirlo merupakan kandidat pilihan Paolo Maldini dan penasihat teknis Leonardo, yang diberi kewenangan menentukan pelatih baru setelah Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola menolak tawaran FIGC.
Namun, setelah pencalonan Pirlo dibatalkan, Maldini dan Leonardo memutuskan mengundurkan diri hanya beberapa hari setelah mempresentasikan proyek pembaruan Club Italia.
Malagò menyebut perpisahan tersebut berlangsung secara baik-baik.
“Tidak ada kemarahan atau kontroversi. Hanya ada rasa kecewa. Kami berdiskusi dengan tenang dan sepakat untuk berpisah,” ujarnya.
Roberto Mancini Dipilih Pimpin Gli Azzurri
Setelah batal menunjuk Pirlo, Malagò mengambil alih proses pencarian pelatih baru dan memutuskan memilih Roberto Mancini.
Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas keputusan tersebut dan menilai Mancini merupakan sosok yang paling tepat dalam situasi mendesak yang dihadapi Timnas Italia.
“Saya mengevaluasi banyak hal dan memutuskan orang yang harus menjadi pelatih Timnas Italia adalah Roberto Mancini. Saya bertanggung jawab penuh atas pilihan itu,” kata Malagò.
Mancini sebelumnya pernah menangani Italia pada periode 2018 hingga 2023 dan sukses mempersembahkan gelar Euro 2020 sebelum mengundurkan diri.
Claudio Ranieri Jadi Direktur Teknik
Selain mengumumkan kembalinya Mancini, Malagò memastikan Claudio Ranieri menerima tawaran menjadi Direktur Teknik Club Italia menggantikan Paolo Maldini.
Ranieri akan bekerja sama dengan Mancini dalam membangun kembali proyek jangka panjang Timnas Italia, termasuk pembinaan pemain muda.
Malagò menegaskan pergantian personel tidak akan mengubah arah reformasi sepak bola Italia.
“Rencana pembenahan akademi dan pengembangan pemain muda tetap berjalan 100 persen. Tidak ada yang berubah dalam proyek tersebut,” tegasnya.
Fokus Hadapi UEFA Nations League
Mancini akan langsung menghadapi tantangan berat karena memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas sebelum Italia tampil di UEFA Nations League.
Malagò mengingatkan publik agar bersikap realistis mengingat Italia tergabung bersama lawan-lawan kuat seperti Prancis, Belgia, dan Turki.
Menurutnya, selain mengejar hasil jangka pendek di level tim senior, FIGC juga tetap berkomitmen membangun fondasi baru melalui pembinaan pemain usia 13 hingga 15 tahun sebagai target menuju Timnas Italia pada 2032.












