Kaki Dibalut Es, Mbappe Ungkap Kondisi Engkelnya Menuju Semifinal Piala Dunia 2026

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 10 Juli 2026 – 09:48 WIB

Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe menegaskan cedera engkelnya tidak parah dan siap tampil di semifinal Piala Dunia 2026 usai singkirkan Maroko 2-0. (Foto: Getty images)

Kapten Timnas Prancis Kylian Mbappe menegaskan cedera engkelnya tidak parah dan siap tampil di semifinal Piala Dunia 2026 usai singkirkan Maroko 2-0. (Foto: Getty images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kapten Tim Nasional Prancis, Kylian Mbappe, dengan cepat meredakan kekhawatiran publik terkait kondisi kebugarannya usai ditarik keluar pada laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko. Bintang Real Madrid itu menegaskan bahwa benturan di pergelangan kakinya tidak masuk dalam kategori cedera serius.

Dalam laga yang dimenangkan Prancis 2-0 di Gillette Stadium, Foxborough, Massachusetts, pada Kamis waktu setempat tersebut, Mbappe sempat mendapat perawatan medis di atas lapangan sebelum akhirnya digantikan oleh Jean-Philippe Mateta pada menit ke-77.

Kekhawatiran suporter Les Bleus sempat memuncak ketika tayangan televisi menyorot Mbappe duduk di bangku cadangan dengan pergelangan kaki kanan yang dibalut kompres es. Namun, pemain berusia 27 tahun itu terlihat berjalan normal sambil bertepuk tangan kepada penonton saat ditarik keluar.

“Saya baik-baik saja. Saya mendapat benturan di pergelangan kaki, tetapi semuanya aman. JP (Mateta) lebih siap daripada saya untuk bermain di 15 menit terakhir,” tegas Mbappe seusai pertandingan.

Pernyataan sang kapten turut diperkuat oleh sumber internal tim. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait pergelangan kaki Kylian,” ujar seorang sumber kepada ESPN. Fakta bahwa Mbappe memimpin perayaan kemenangan bersama para penggemar di lapangan dan di ruang ganti dengan senyum lebar menjadi bukti sahih bahwa kondisinya prima.

Kesampingkan Persahabatan Demi Tiket Semifinal

Laga melawan Maroko ini sarat akan emosi, mengingat enam pemain Maroko lahir di Prancis dan banyak pemain dari kedua tim menjalin persahabatan erat. Salah satu yang paling disorot adalah kedekatan Mbappe dengan kapten Maroko sekaligus mantan rekan setimnya di PSG, Achraf Hakimi.

Namun, di atas lapangan, Mbappe menunjukkan profesionalitas tingkat tinggi. “Di sini, tidak ada sentimen. Tidak ada emosi. Saya di sini untuk menang dan dia (Hakimi) juga di sini untuk menang,” ujar Mbappe. “Namun memang benar, ketika saya menemuinya di ruang ganti nanti, hal itu akan sangat terasa, karena dia adalah teman yang sangat dekat.”

Panen Rekor di Puncak Performa

Selain memastikan kebugarannya, Mbappe juga terus mengukir rekor fenomenal di turnamen ini. Sempat gagal mengeksekusi penalti di babak pertama, ia membalasnya dengan sebuah gol indah dari tepi kotak penalti yang menaklukkan kiper Yassine Bounou.

Gol tersebut merupakan gol ke-8 Mbappe di Piala Dunia 2026, membuatnya sejajar dengan kapten Argentina, Lionel Messi, di puncak daftar pencetak gol terbanyak. Ia juga menyumbang assist untuk gol Ousmane Dembele enam menit berselang.

Catatan tersebut membawa Mbappe masuk ke dalam buku sejarah. Ia menjadi satu-satunya pemain sejak 1966 yang sukses mencatatkan keterlibatan 10 gol atau lebih (gol + assist) di dua edisi Piala Dunia yang berbeda (8 gol & 2 assist di 2022; 8 gol & 3 assist di 2026). Total 11 kontribusi golnya di edisi 2026 ini adalah rekor tertinggi bagi seorang pemain sejak Gerd Muller melakukannya pada 1970 (10 gol, 3 assist).

Kini, Prancis tengah menanti lawan mereka di babak semifinal yang akan digelar di Arlington, Texas, pada Selasa mendatang—antara Spanyol atau Belgia.

“Kami sangat senang. Kami sadar bahwa satu-satunya cara untuk bisa bersantai adalah dengan meraih kemenangan. Tapi jalan kami masih panjang. Kami tahu bahwa rintangan selanjutnya akan lebih berat, tetapi kami siap menghadapi apa pun,” tutup Mbappe.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang