Jutaan pelayat memadati jalan-jalan utama kota hingga kawasan Kompleks Makam Suci Imam Reza untuk mengantarkan jenazah Ayatollah Ali Khamenei ke peristirahatan terakhir, Kamis (9/7/2026) malam waktu setempat. (Foto: Associated Press/Anmar Khalil)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Prosesi panjang penghormatan terakhir bagi Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akhirnya tuntas. Jenazah mendiang resmi dikebumikan di tempat peristirahatan terakhirnya di aula salat Dar Al-Dhikr, kompleks Makam Imam Reza, Mashhad, Iran timur laut, Kamis (9/7/2026) malam waktu setempat.
Upacara pemakaman yang berjalan selama hampir sepekan ini menjadi pusat perhatian dunia. Tak kurang dari pejabat politik yang mewakili lebih dari 45 negara serta tokoh dan cendekiawan dari 90 negara lebih datang langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang pemimpin spiritual.
Rute Panjang Penghormatan dari Teheran hingga Karbala
Sebelum akhirnya tiba di Mashhad, peti jenazah Ali Khamenei dibawa dalam rangkaian prosesi panjang yang emosional di beberapa kota suci dan pusat pemerintahan.
Gelombang massa mulai menyemut sejak akhir pekan lalu di Musala Besar Teheran. Jutaan warga turun ke jalan, menciptakan lautan manusia yang memadati ibu kota hingga Senin (6/7/2026).
Tak berhenti di situ, pada Selasa (7/7/2026), iring-iringan jenazah bergeser ke kota suci Qom dan Masjid Jamkaran, tempat yang memiliki nilai spiritual tinggi bagi masyarakat Iran.
Satu hal yang menarik perhatian internasional adalah dibawanya jenazah lintas negara ke Irak pada Rabu (8/7/2026). Di sana, upacara penghormatan serupa digelar di dua kota suci, Najaf dan Karbala, menegaskan pengaruh besar mendiang di kawasan regional.
Puncak Prosesi dan Lautan Pelayat di Mashhad
Selesai dari Irak, jenazah diterbangkan ke Mashhad untuk prosesi puncak. Sejak Kamis pagi, kota di timur laut Iran ini benar-benar lumpuh. Jutaan pelayat dari berbagai penjuru negeri berkumpul, menyelimuti area luar dan dalam salah satu situs paling suci di Iran tersebut.
Isak tangis dan lantunan doa terus menggema selama upacara pelepasan terakhir di Makam Imam Reza. Menjelang malam, barulah prosesi sakral penurunan jenazah ke liang lahat di aula Dar Al-Dhikr selesai dilakukan secara khidmat.
Wafat di Hari Pertama Agresi
Mendiang Ayatollah Ali Khamenei bersama sejumlah anggota keluarganya gugur pada 28 Februari 2026 lalu. Beliau wafat di hari pertama saat eskalasi ketegangan pecah menjadi agresi militer terhadap Republik Islam Iran.
Wafatnya tokoh sentral ini sempat memicu kekhawatiran global terkait arah politik dan stabilitas di kawasan Timur Tengah. Namun, solidnya jutaan massa yang mengantar kepergiannya hingga hari terakhir menunjukkan posisi mendiang yang tetap menjadi simbol pemersatu bagi pendukungnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.









