Diserang Tentara Zionis Israel, Satu Prajurit TNI di Lebanon Gugur Setelah Jalani Perawatan Medis

Basuki Medium.jpeg

Sabtu, 25 April 2026 – 05:18 WIB

Praka Rico Pramudia. (Foto: Tangkapan layar unggahan foto IG Kemenhan)

Praka Rico Pramudia. (Foto: Tangkapan layar unggahan foto IG Kemenhan)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkapkan satu prajurit TNI yang bertugas di Lebanon, yaitu Praka Rico Pramudia gugur setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit. Dalam unggahan akun resmi instagram Kementerian Pertahanan, dijelaskan pihak Kementerian Pertahanan mengucapkan belasungkawa atas gugurnya prajurit TNI AD itu.

“Gugurnya Praka Rico Pramudia dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi duka yang mendalam. Almarhum wafat setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialami dalam penugasan,” seperti dikutip dari akun instagram resmi Kementerian Pertahanan di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Upaya konfirmasi juga dilakukan ke Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah terkait informasi detail soal gugurnya prajurit itu.

Namun, hingga saat ini, Aulia belum membalas konfirmasi melalui pesan singkat. Hingga berita ini diturunkan, masih dicoba mencari tahu informasi lanjutan tentang gugurnya Praka Rico Pramudia.

Satu dari Tiga yang Luka

Untuk diketahui, Praka Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang mengalami luka akibat penyerangan di Lebanon, Minggu (23/3/2026).

“Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (20/4/2026).

Aulia menjelaskan mereka mengalami luka setelah pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan terkena serangan artileri pada Minggu (29/3/2026).

Dalam kejadian itu, Praka Farizal Romadhon yang juga berada di tempat yang sama dengan Rico gugur, karena terkena serangan langsung.

Rico yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke Rumah Sakit St. George di Beirut menggunakan helikopter agar bisa mendapatkan perawatan medis secara intensif.

Namun, setelah beberapa pekan perawatan intensif, Rico dinyatakan gugur di rumah sakit.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang