Raksasa otomotif asal Negeri Tirai Bambu, BYD, kembali menghentak panggung otomotif global. Kali ini, bukan sekadar soal desain atau jarak tempuh, melainkan pendobrakan batasan teknologi pengisian daya. Melalui peluncuran Song Ultra EV, Kamis (26/3/2026), BYD seolah mengirim pesan tegas: era menunggu berjam-jam di tempat pengisian daya telah berakhir.
Keunggulan paling radikal yang dibawa Song Ultra EV adalah kecepatan pengisian daya baterainya. Bayangkan, mobil ini diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen hingga 97 persen hanya dalam waktu 9 menit. Bahkan, bagi pengendara yang terburu-buru, pengisian dari 10 ke 70 persen cuma butuh waktu 5 menit. Durasi yang lebih singkat daripada waktu mengantre kopi di pagi hari.
Ketangguhan baterai ini juga diuji dalam kondisi ekstrem. Pada suhu minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian hanya bertambah sekitar 3 menit. Ini membuktikan bahwa teknologi manajemen termal yang disematkan BYD berada di level yang berbeda.
Inovasi Short Blade Battery 2.0
Rahasia di balik kecepatan kilat tersebut adalah penyematan baterai terbaru BYD, yakni Short Blade Battery 2.0. Ini merupakan generasi kedua dari baterai Blade yang fenomenal, yang kini dibuat lebih kompak namun jauh lebih bertenaga.
Dilansir dari Carnewschina, BYD menawarkan Song Ultra EV dalam dua pilihan kapasitas baterai, yakni 68,4 kWh dan 82,7 kWh. Berdasarkan standar CLTC, masing-masing varian mampu menempuh jarak sejauh 620 km dan 710 km. Sebuah angka yang lebih dari cukup untuk perjalanan antarkota tanpa rasa cemas akan kehabisan daya di tengah jalan.
Bicara soal harga, BYD tetap pada khitahnya sebagai produsen yang kompetitif. Song Ultra EV hadir dalam empat varian dengan rentang harga mulai dari 151.900 hingga 179.900 yuan, atau jika dikonversikan setara dengan Rp372 juta sampai Rp440 juta. Harga yang sangat menggoda untuk sebuah mobil listrik dengan teknologi mutakhir.

Performa dan Stabilitas Berkendara
Tak hanya soal baterai, urusan performa pun tidak main-main. Song Ultra EV mengandalkan sistem penggerak roda belakang dengan satu motor listrik. Konsumen diberikan dua opsi tenaga, yakni 240 kW dan 270 kW, dengan torsi puncak mencapai 305 Nm. Kecepatan maksimumnya dibatasi pada angka 210 km/jam, memberikan rasa berkendara yang sporty namun tetap terkendali.
Kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama. BYD menyematkan sistem peredam cerdas DiSus-C, dipadukan dengan suspensi depan MacPherson dan belakang five-link. Dari sisi keselamatan, mobil ini dijejali tujuh airbag, termasuk middle airbag di bagian depan. Menariknya, terdapat sistem stabilitas khusus yang menjamin mobil tetap terkendali meski terjadi insiden ban pecah dalam kecepatan tinggi.
Teknologi Canggih dan Fitur ‘Mode Tidur’
Masuk ke bagian kabin, nuansa futuristik langsung menyambut. Terdapat layar sentuh pusat berukuran 15,6 inci yang bisa diputar, ciri khas BYD, yang kini menjalankan sistem antarmuka BYD UI 7.0. Pengemudi juga dimanjakan dengan head-up display (HUD) raksasa berukuran 26 inci.
Untuk bantuan berkendara, tersedia opsi sistem DiPilot 300 yang dilengkapi teknologi Lidar dan total 27 sensor. Fitur ini memungkinkan navigasi pintar di area perkotaan, jalan tol, hingga sistem parkir otomatis yang sangat presisi.
Satu fitur unik yang mencuri perhatian adalah ‘Mode Tempat Tidur’. Kursi depan dan belakang dapat dilipat hingga benar-benar rata, membentuk permukaan datar sepanjang 1,8 meter. Sangat cocok bagi pengguna yang ingin beristirahat sejenak saat melakukan perjalanan jauh.
Ruang bagasinya pun sangat akomodatif, dengan kapasitas belakang hingga 730 liter dan frunk (bagasi depan) sebesar 150 liter. Bahkan, BYD menyertakan kotak pendingin dan pemanas yang suhunya bisa diatur dari minus 6 hingga 50 derajat Celsius.
Desain Futuristik ‘Simpul China’
Secara visual, Song Ultra EV tampil minimalis namun berkarakter. Bagian depannya didominasi grille hitam dengan lampu utama yang menyatu serta DRL yang membentang penuh. Di bagian samping, desain floating roof dengan pilar D hitam dan velg 19 inci aerodinamis memberikan kesan modern. Bagian belakangnya pun tak kalah manis dengan lampu bermotif simpul khas China.
Strategi BYD nampaknya berhasil besar. Hingga saat ini, jumlah pemesanan awal dilaporkan telah menembus angka 21.586 unit. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa Song Ultra EV bakal menjadi rival berat bagi Tesla dan produsen mobil listrik mapan lainnya di pasar global.
Dengan kombinasi harga yang rasional, fitur kenyamanan yang melimpah, dan teknologi pengisian daya super cepat, BYD Song Ultra EV bukan sekadar mobil listrik baru—ia adalah standar baru bagi industri otomotif masa depan.













