Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: AFP/Kirill Kudryavtsev)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden Rusia, Vladimir Putin, menilai hubungan antara Rusia dan negara-negara Eropa tengah berada dalam kondisi krisis. Namun, ia menegaskan situasi tersebut bukan disebabkan oleh pihaknya.
Pernyataan itu disampaikan Putin dalam pertemuan bersama anggota tetap Dewan Keamanan Rusia di Moskow, Jumat (27/3/2026).
“Jelas, bahwa hubungan Rusia dengan negara-negara Eropa sedang dalam krisis, dan bukan karena kesalahan kami,” kata Putin.
Ia menuding memburuknya hubungan tersebut berkaitan dengan kebijakan Amerika Serikat pada pemerintahan sebelumnya, serta sikap sejumlah negara Eropa dalam merespons konflik di Ukraina.
Putin menegaskan bahwa Rusia tidak menutup peluang untuk memperbaiki hubungan dengan negara-negara di kawasan Eropa, meskipun situasi geopolitik saat ini kian memanas.
Menurut dia, eskalasi konflik yang terjadi, termasuk dalam konteks Ukraina, tidak memiliki dasar yang kuat untuk memperburuk relasi antara Rusia dan Barat.
Di sisi lain, kekhawatiran mengenai potensi meluasnya konflik juga disuarakan sejumlah pemimpin Eropa. Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, menilai Uni Eropa mulai bergerak menuju kesiapan perang.
“Perang semakin dekat. Brussel telah meningkatkan keterlibatannya dalam perang Ukraina. Jadi sekarang mereka bersiap untuk perang. Mereka telah beralih ke ekonomi perang,” kata Orban dalam pidatonya di Budapest.
Ia juga memperkirakan kemungkinan keterlibatan militer Eropa di Ukraina hanya tinggal menunggu waktu.
“Mereka tidak ingin menghindari masalah, mereka justru menghadapi masalah tersebut. Lebih banyak senjata, lebih banyak uang, lebih banyak pasukan… Kita tidak tahu persis jam berapa tentara pertama dari Brussels akan menginjakkan kaki di tanah Ukraina. Tetapi kita tahu pasti: itu akan terjadi,” lanjutnya.
Orban menambahkan bahwa Hungaria berkomitmen untuk tetap berada pada posisi aman dan damai di tengah dinamika global yang tidak menentu.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












