Momen Lebaran, Banjir Landa Sebagian Wilayah Jakarta

Basuki Medium.jpeg

Minggu, 22 Maret 2026 – 00:40 WIB

Hujan deras dan luapan air dari Kali Ciliwung merendam sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Antara/Siti Nurhaliza)

Hujan deras dan luapan air dari Kali Ciliwung merendam sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026). (Foto: Antara/Siti Nurhaliza)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Di momen Lebaran 2026 ini, sebagian wilayah di DKI Jakarta dilanda banjir. Banjir menggenangi satu RT di Kelurahan Jagakarsa, Jakarta Selatan, dan ruas Jalan Raya Bogor, Kelurahan Tengah, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026) malam. 

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Mohamad Yohan menyebutkan, hingga pukul 21.00 WIB, banjir di Jagakarsa merendam hingga ketinggian 25 centimeter.

“Penyebabnya itu curah hujan tinggi dan luapan Kali Lenggong,” kata Yohan dalam keterangannya di Jakarta.

Sementara di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Tengah, Jakarta Timur, banjir merendam hingga ketinggian 30 centimeter.

BPBD DKI pun mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan.

Selain itu, pihaknya juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata Yohan.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” ujar Yohan.

Luapan Kali Ciliwung

Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta sejak sore menyebabkan luapan air dari Kali Ciliwung merendam sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Airnya cepat sekali naik, sampai setinggi dada, satu meter ada. Barang-barang yang bisa langsung saya pindahkan ke lantai dua, tapi ada juga yang tidak sempat karena saya tinggal sendiri,” kata salah satu warga RT 01, Marsiyem (39) saat ditemui di lokasi, Sabtu (21/3/2026).

Marsiyem mengatakan, air mulai masuk ke dalam rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam waktu tiga jam, ketinggian air meningkat dengan cepat hingga lebih dari satu meter.

Awalnya, kata Marsiyem, dirinya tidak mengetahui secara pasti penyebab banjir tersebut, namun mendengar informasi bahwa air meluap dari tanggul yang tidak mampu menahan debit air sungai.

Akibat banjir tersebut, Marsiyem terpaksa menyelamatkan barang-barang pentingnya secara mandiri. Sejumlah perabotan seperti kasur dan lemari tidak sempat dipindahkan sehingga terendam air.

“Luapan air dari Kali Ciliwung kalau saya dengar katanya. Jadi yasudah terendam gini aja barang-barang,” ujar Marsiyem.

Air yang meluber dari sungai akibat tak mampu menampung tingginya debit air juga merendam permukiman warga di RT 01, 02, dan 10 RW 01. Ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai satu meter.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang