Pesepak bola Persija Jakarta Fabio Calonego (kiri) bersama rekannya Rizky Ridho melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Borneo FC Samarinda pada lanjutan Liga 1 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Foto: Antara)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Hasil imbang 1-1 saat menjamu Dewa United FC di Jakarta International Stadium, Minggu (15/3/2026), meninggalkan kekecewaan mendalam di kubu Persija Jakarta.
Skor tersebut menambah daftar hasil seri yang dialami Macan Kemayoran dalam dua laga terakhir di Super League musim 2025/2026. Sebelumnya, Persija juga harus puas bermain imbang 2-2 saat menjamu Borneo FC Samarinda pada 3 Maret lalu.
Bagi penyerang Persija, Emaxwell Souza, laga melawan Dewa United menyisakan perasaan campur aduk. Ia sempat membawa Persija ungggul 1-0 pada menit 45+4 yang langsung memicu euforia para pendukung di tribun JIS.
Namun situasi berubah di penghujung laga. Maxwell gagal memaksimalkan peluang dari titik penalti pada babak kedua. Andai tendangan itu berbuah gol, Persija berpeluang mengamankan kemenangan 2-1.
“Sepak bola terkadang bisa menghadirkan kegembiraan dan kesedihan dalam pertandingan yang sama, itu terjadi padaku,” kata dia.
“Kesalahan seharusnya menjadi pelajaran untuk perjalanan panjang di depan. Pikiranku kuat dan tetap terlindungi. Aku akan bangkit dan kembali lebih kuat. Mimpi tetap hidup, harapan belum mati,” ujar Maxwell menambahkan.
Penyerang asal Brasil yang kini masuk jajaran pencetak gol terbanyak sementara liga dengan 14 gol itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada rekan setim dan suporter.
“Saya bertanggung jawab penuh atas hasil imbang hari ini dan meminta maaf kepada rekan-rekan setim serta para penggemar atas kegagalan penalti tersebut. Perjuangan kami berlanjut dan saya akan terus memberikan yang terbaik untuk Persija,” katanya.
Meski penalti gagal menjadi sorotan, Persija menilai hasil pertandingan tidak bisa dilihat hanya dari satu atau dua momen. Laga selama 90 menit dipenuhi dinamika, kerja keras, serta kontribusi kolektif seluruh pemain.
Di sisi lain, pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai timnya tetap tampil kompetitif meski belum meraih hasil maksimal dalam beberapa pertandingan terakhir.
Souza memahami kekecewaan para pendukung. Namun ia merasa performa timnya di lapangan tidak kalah dari lawan.
“Tidak ada satu tim pun yang datang dan lebih baik dari kami. Bahkan hari ini kami lebih baik dari Dewa,” kata Souza.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













