Lebaran dan Nyepi Berpotensi Hujan, Warga Jakarta Diminta Siap-siap

Reza Medium.jpeg

Senin, 16 Maret 2026 – 04:00 WIB

Ilustrasi hujan saat Hari Raya Lebaran dan Nyepi. (Foto: Generator AI).

Ilustrasi hujan saat Hari Raya Lebaran dan Nyepi. (Foto: Generator AI).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Warga Jakarta yang berencana merayakan Idulfitri dan Nyepi di luar ruangan harus mulai waspada. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan peringatan dini terkait potensi guyuran hujan yang diprediksi bakal turun saat hari raya tersebut berdasarkan data dari BMKG.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut curah hujan kategori menengah kemungkinan besar akan melanda ibu kota. Kondisi ini perlu diantisipasi oleh masyarakat agar agenda hari raya tidak terganggu.

“Sehingga dengan demikian, pada saat nanti Idul Fitri dan Nyepi akan ada curah hujan,” kata Pramono Anung di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

BMKG juga memberikan pembaruan informasi cuaca untuk periode awal mudik Lebaran. Meskipun kondisi atmosfer di sebagian besar Indonesia dinilai relatif kondusif, masyarakat diminta tetap mewaspadai potensi hujan yang disertai kilat dan angin kencang.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, meminta masyarakat untuk memperhatikan perkembangan cuaca darat, laut, dan udara guna menyesuaikan rencana perjalanan.

“Tetap pantau informasi cuaca darat, laut dan udara terbaru untuk menyesuaikan rencana perjalanan mudik melalui berbagai kanal resmi BMKG,” kata Faisal.

Plt Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, memaparkan bahwa saat ini aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) masih aktif di wilayah selatan dan timur Indonesia. Dinamika atmosfer ini diperkuat oleh Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin yang memicu pertumbuhan awan hujan.

“Kondisi tersebut juga diikuti oleh aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin di sekitar wilayah Indonesia pada periode 13-20 Maret 2026 sehingga akan turut memperkuat dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah,” jelas Andri.

Selain itu, kelembapan udara yang tinggi dan kondisi atmosfer yang labil memperkuat potensi hujan. Intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi pada 14-17 Maret di sebagian wilayah Sumatera serta sebagian Jawa bagian tengah dan timur.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang