Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).(Foto: inilah.com/Diana Rizky)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden RI Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional. Satgas ini nantinya akan dibentuk melalui Keputusan Presiden (Keppres) dan bertujuan mencari sumber pendanaan berkelanjutan agar pengelolaan kawasan konservasi tidak lagi bergantung pada anggaran yang terbatas.
Kabar tersebut disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri rapat terbatas (ratas) dengan Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Satgas tersebut rencananya akan dipimpin oleh Hashim Djojohadikusumo. Raja Juli sendiri akan menjabat sebagai wakil ketua bersama sejumlah tokoh lain, termasuk Mari Elka Pangestu.
“Satgas ini nanti akan diketuai oleh Pak Hashim Djojohadikusumo. Kemudian saya menjadi wakil, beserta wakil yang lainnya adalah Bu Mari Elka Pangestu,” kata Raja Juli kepada wartawan.
Raja Juli mengatakan selama ini pengelolaan taman nasional di Indonesia masih menghadapi keterbatasan pendanaan sehingga belum mampu dimaksimalkan.
“Seperti kita ketahui kita memiliki 57 taman nasional di Indonesia. Dan mohon maaf selama ini taman nasional dikelola dengan apa adanya, dan dengan pendanaan yang sangat minim sekali,” ucapnya.
Raja Juli menilai kondisi tersebut membuat taman nasional lebih banyak menjadi beban biaya negara dibandingkan menghasilkan manfaat ekonomi yang dapat menopang pengelolaan kawasan itu sendiri.
“Sehingga taman nasional kita menjadi cost center, menjadi biaya. Sama sekali tidak menjadi profit center. Dalam pengertian profit center adalah bagaimana mendapatkan uang, pendanaan dari eco-tourism dan uang itu dikembalikan untuk memperbaiki taman nasional kita,” ujarnya.
Menurut Raja Juli, sejumlah taman nasional di Indonesia memiliki potensi wisata alam kelas dunia. Akan tetapi, taman nasional tersebut belum dikelola secara optimal.
“Namun selama ini, mohon maaf, belum dikelola dengan maksimal dan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Raja Juli menjelaskan satgas ini akan berfokus mencari model pendanaan inovatif yang berkelanjutan dengan melibatkan sektor swasta. Ia menegaskan pengembangan tersebut tetap mengedepankan prinsip konservasi sehingga kelestarian hutan dan perlindungan satwa tetap menjadi prioritas utama.
“Hutannya terjaga, hutannya lestari, tapi saat bersamaan satwa yang menjadi kebanggaan kita, menjadi kekayaan negeri ini juga dapat dijaga dengan baik,” tuturnya.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan menjalankan tiga proyek percontohan dari total 57 taman nasional yang ada di Indonesia.
Salah satu lokasi yang hampir pasti dipilih adalah Taman Nasional Way Kambas. Sementara dua lokasi lainnya masih dalam pembahasan, salah satunya berpotensi berada di kawasan Gunung Rinjani.
“Mungkin akan ada tiga pilot project pertama yang akan kita lakukan dari 57 taman nasional. Pertama Taman Nasional Way Kambas. Duanya lagi sedang kita bicarakan, bisa jadi salah satunya adalah gunung, misalkan Rinjani, yang juga luar biasa indahnya,” jelasnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.










