Kejutan besar tercipta di Utilita Arena. Ganda putra muda Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, sukses melaju ke semifinal All England 2026.
Sebagai satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa, mereka kini bersiap menghadapi tantangan terbesar: melawan ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Kejuatan Raymond/Joaquin Singkirkan Unggulan China
Langkah Raymond/Joaquin ke babak empat besar dipastikan setelah mereka tampil perkasa membungkam unggulan ketiga asal China, Liang Wei Keng/Wang Chang. Dalam laga yang berlangsung Sabtu (7/3/2026) dini hari WIB, pasangan yang digadang-gadang sebagai penerus “Minions” ini menang straight game dengan skor 21-18 dan 21-12.
“Puji Tuhan, pastinya senang bisa melaju ke semifinal All England. Ini adalah impian setiap atlet bulu tangkis,” ujar Raymond Indra melalui keterangan resmi PBSI.
Menantang Sang Juara Bertahan: Kim Won Ho/Seo Seung Jae
Di semifinal, rintangan berat telah menanti. Kim Won Ho/Seo Seung Jae melenggang ke semifinal setelah mengalahkan wakil Prancis, Christo Popov/Toma Junior Popov (16-21, 21-7, 21-14).
Duel ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat status Kim/Seo sebagai juara bertahan All England. Tahun lalu, mereka naik podium tertinggi setelah mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Ini bakal jadi pertemuan pertama bagi dua pasangan. Melawan ganda nomor 1 dunia, tentu jadi tantangan tersendiri bagi Raymond/Joaquin yang kini bertada di ranking 17 dunia.
Tak Gentar Meski Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia
Menjadi tumpuan terakhir Indonesia di semifinal All England 2026 membawa tekanan tersendiri. Namun, Nikolaus Joaquin menegaskan bahwa mentalitas mereka justru semakin kuat setelah membuktikan diri kepada pihak yang meragukan.
“Kami tidak menyangka bisa sejauh ini, tapi kami ingin membuktikan bahwa kami bisa. Kami menanamkan mindset bahwa setiap lawan punya kesempatan yang sama untuk menang,” tegas Joaquin.
Mampukah Raymond/Joaquin menciptakan sejarah baru dan merebut tiket final pertama mereka di turnamen level Super 1000? Dukungan dan doa masyarakat Indonesia sangat dinantikan untuk perjuangan mereka sore nanti.













