1.600 Warga Tapanuli Utara Terima Bantuan Jadup dari Kemensos

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 6 Maret 2026 – 21:38 WIB

Kemensos dan PT Pos Salurkan Bantuan Jadup bagi Korban Bencana di Tapanuli Utara. (Foto: Kemensos)

Kemensos dan PT Pos Salurkan Bantuan Jadup bagi Korban Bencana di Tapanuli Utara. (Foto: Kemensos)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) kepada ribuan korban banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan pemerintah daerah setempat.

Bantuan dengan total nilai Rp2,1 miliar tersebut diberikan kepada 1.600 jiwa atau 434 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat di Aula Martua, Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan setiap penerima bantuan memperoleh Rp450 ribu per bulan selama tiga bulan.

“Hari ini Kemensos bersama PT Pos menyalurkan bantuan jaminan hidup di Tapanuli Utara. Setiap jiwa menerima Rp450 ribu per bulan dikali tiga bulan,” ujar Saifullah Yusuf dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan untuk membantu korban memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana. Program Jadup merupakan salah satu bentuk bantuan sosial yang disalurkan pemerintah kepada masyarakat terdampak bencana.

Secara nasional, berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, jumlah penerima manfaat yang telah terverifikasi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 248.588 orang dengan total kebutuhan anggaran lebih dari Rp335 miliar.

Saifullah Yusuf menjelaskan proses penetapan penerima bantuan dilakukan melalui verifikasi berlapis. Data awal berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kemudian ditetapkan oleh bupati atau wali kota dan diverifikasi oleh aparat penegak hukum serta pemerintah pusat.

“Data diproses dari bawah. BNPB memberikan data, kemudian ditetapkan oleh bupati atau wali kota, ditandatangani Kapolres dan Kajari, serta diverifikasi oleh Mendagri sebelum menjadi pedoman penyaluran bantuan,” ujarnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada korban banjir yang tersebar di 11 kecamatan. Pada penyaluran simbolis di Tarutung, sebanyak 58 keluarga penerima manfaat hadir secara langsung.

Bagi penerima yang tidak hadir, bantuan tetap dapat diambil melalui kantor pos di masing-masing kecamatan.

Selain Jadup, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial lain untuk mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera, antara lain bantuan isian hunian serta Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) yang mulai disalurkan sejak awal Maret.

Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, unsur Forkopimda, perwakilan PT Pos Indonesia, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang