Ada Jejak Waskita Karya di Mataf Masjidil Haram: Daya Tampung Melonjak Jadi 105.000 Jemaah

Iwan Medium.jpeg

Jumat, 6 Maret 2026 – 19:12 WIB

Ilustrasi - Renovasi perluasan area terbuka yang mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram (mataf), Makkah, Arab Saudi yang dilakukan oleh PT Waskita Karya (Persero). (Foto: ANTARA/HO-Waskita).

Ilustrasi – Renovasi perluasan area terbuka yang mengelilingi Ka’bah di Masjidil Haram (mataf), Makkah, Arab Saudi yang dilakukan oleh PT Waskita Karya (Persero). (Foto: ANTARA/HO-Waskita).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Mungkin banyak yang tak tahu, PT Waskita Karya (Persero/WKT) Tbk adalah kontraktor yang dipercaya untuk melakukan renovasi Mataf atau tempat tawaf di sekeliling Ka’bah pada 2013.

Mataf yang dibangun WSKT mampu menampung lebih banyak jemaah, ketimbang sebelumnya. Membuat ibadah menjadi lebih tenang dan nyaman, selama di Tanah Suci. “Sebelumnya, mataf hanya bisa menampung 48 ribu jemaah, namun sekarang dapat memuat hingga lebih dari 105 ribu jemaah,” kata Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

“Waskita Karya merasa bangga sekaligus bahagia dapat mendukung lebih banyak jemaah dari seluruh dunia untuk beribadah, utamanya di malam Nuzulul Quran ini,” tutur Ermy.

Ia menjelaskan, WSKT telah menambah tingkatan lantai di Masjidil Haram, dari 3 menjadi 9 lanai. Selain itu, Wskita Karya melakukan beberapa pekerjaan seperti desain atau mock up, mataf, serta fabrikasi besi.

Ermy menuturkan, metode yang digunakan WSKT untuk menyelesaikan proyek ini, cukup beragam. Yakni, formwork slab dan cantilever beam yang berfungsi sebagai acuan atau cetakan sementara untuk membuat struktur beton sesuai desain yang diinginkan, sehingga lebih presisi dan menghemat waktu serta biaya.

Berikutnya pada bekisting atau cetakan sementara dinding baloknya, menggunakan panel baju, lalu bagian bawahnya memakai triplek dan peri kayu.

“Bagi kami, memperluas Mataf Masjidil Haram, bukan sekadar mengerjakan proyek, tapi wujud komitmen Waskita Karya dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi dunia internasional. Apalagi, Masjidil Haram merupakan tempat suci dan spiritual yang selalu menjadi tujuan masyarakat dunia,” kata Ermy.

Ke depan, lanjut Ermy, WSKT berharap dapat lebih banyak membangun proyek di luar negeri. Dengan begitu bisa memperkuat posisi Waskita Karya sebagai perusahaan kontraktor yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun mengerjakan banyak infrastruktur.

Informasi, pengerjaan Mataf merupakan bagian dari proyek King Abdullah Makkah Extension (KAME). Selain mengerjakan proyek senilai 59 juta riyal Saudi tersebut, Waskita dipercaya pula membangun King Saud Fitness College pada 2011 dan King Saud University of Riyadh Techno Valley & Building Administration College di Riyadh pada tahun 2009, total nilai kontrak masing-masing sebanyak 16 juta riyal dan 50 juta riyal Saudi.

Pada 2010-2012, Waskita juga membangun King Abdullah Financial District (KAFD). Pusat Keuangan Arab Saudi memiliki luas mencapai 61,2 meter-persegi (m2) serta terdiri dari 31 lantai.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang