Mengusung tema evolusi era Digital AI menuju Physical AI, XPeng turut berpartisipasi dalam ajang pameran otomotif akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. (Foto: Inilah.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Lanskap otomotif Tanah Air benar-benar sedang mengalami pergeseran kutub. Awal tahun 2026 menjadi saksi bisu betapa agresifnya penetrasi merek-merek asal Negeri Tirai Bambu di pasar domestik. Momentum ini semakin dipertegas lewat perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Bukan sekadar hadir, belasan merek China tampil mendominasi pameran yang digelar pada 5-15 Februari 2026 tersebut. Mereka seolah mengirim pesan kuat bahwa era dominasi lama mulai goyah oleh gempuran teknologi dan harga kompetitif dari utara.
Lonjakan Penjualan 203 Persen
Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menjadi bukti otentik. Penjualan grosir kumulatif mobil merek China pada Januari 2026 melesat tajam hingga menyentuh angka 11.698 unit. Angka ini mencerminkan pertumbuhan fantastis sebesar 203 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dua raksasa baru, BYD dan Jaecoo, menjadi motor utama penggerak angka tersebut dengan kontribusi lebih dari separuh total penjualan bulan lalu. Pertumbuhan ini menjadi sinyal merah bagi pemain lama yang selama ini nyaman di singgasana pasar otomotif Indonesia.

Panggung Debut iCar dan Zeekr
IIMS 2026 juga menjadi saksi lahirnya dua penantang baru di segmen kendaraan listrik (EV): iCar dan Zeekr. Kehadiran keduanya semakin memperkaya pilihan bagi konsumen yang kini mulai beralih ke mobilitas ramah lingkungan.
Tak mau kalah, pemain lama seperti Wuling dan Leapmotor (Lepas) turut memamerkan otot mereka dengan memperkenalkan lini SUV listrik terbaru. Persaingan di segmen SUV nampaknya akan semakin berdarah-darah di sepanjang tahun 2026 ini.
Adu Pintar: Dari AI hingga Robot Humanoid
Bukan China namanya jika tidak pamer teknologi. XPeng mencuri perhatian publik dengan memboyong the Next P7. Sedan ini tidak hanya menjual desain futuristik, namun juga dibenamkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terkini yang menjanjikan pengalaman berkendara yang lebih otonom.
Namun, kejutan paling unik datang dari booth Jaecoo. Mereka tidak hanya membawa mobil, tapi juga memamerkan robot humanoid setinggi 167 cm. Robot pintar ini bertugas menjadi pemandu pengunjung, sebuah langkah inovatif untuk memperkenalkan standar layanan konsumen masa depan yang lebih interaktif dan berbasis teknologi tinggi.
Fenomena ini membuktikan satu hal: merek China tidak lagi hanya menjual murah, mereka kini menjual masa depan.















