Misi Berat Persib di ACL Two, Hodak Isyaratkan Kurzawa Turun Sejak Awal

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Kamis, 12 Februari 2026 – 19:17 WIB

Pesepak bola Layvin Kurzawa pada pertandingan leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 kontra Ratchaburi FC, Rabu, 11 Februari 2026.. (Foto: Persib.co.id)

Pesepak bola Layvin Kurzawa pada pertandingan leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two 2025/26 kontra Ratchaburi FC, Rabu, 11 Februari 2026.. (Foto: Persib.co.id)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Langkah Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two 2025/2026 berada di ujung tanduk. Maung Bandung tumbang 0-3 dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar yang digelar di Stadion Ratchaburi, Thailand, Rabu (11/2/2026).

Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak sekaligus debut kurang manis bagi dua rekrutan anyar Persib, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, yang diturunkan pada babak kedua saat tim sudah tertinggal dua gol. Pelatih Bojan Hodak menilai adaptasi menjadi faktor utama yang memengaruhi kontribusi keduanya.

“Keduanya adalah pemain baru. Tentu saja mereka butuh waktu untuk menyatu dengan pemain lainnya. Itu hal yang normal,” ujar Hodak usai laga.

Meski demikian, Hodak tetap menaruh keyakinan pada kualitas individu Kurzawa dan Castel. Ia membuka peluang keduanya tampil sejak menit pertama pada leg kedua, mengingat Persib membutuhkan pendekatan berbeda untuk membalikkan agregat.

Dengan defisit tiga gol, Persib wajib menang minimal empat gol tanpa balas untuk lolos langsung ke perempat final. Target tersebut menuntut performa nyaris sempurna di leg kedua yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Rabu (18/2/2026).

“Keduanya punya potensi bermain di skuad utama dan pasti bisa membantu tim,” kata Hodak menegaskan.

Secara matematis, situasi Persib sangat berat. Selain harus tampil agresif sejak awal, lini belakang juga dituntut disiplin agar tidak kebobolan gol tandang yang bisa semakin memperbesar tekanan. Nama-nama seperti Thom Haye dan kolega akan menjadi tumpuan untuk menjaga keseimbangan permainan.

Leg kedua di GBLA akan menjadi ujian mental sekaligus taktik bagi Persib. Publik Bandung tentu berharap atmosfer kandang mampu memberi dorongan tambahan. Namun, secara realistis, Persib membutuhkan kombinasi efektivitas serangan, ketenangan, dan momentum untuk menciptakan apa yang oleh banyak pihak disebut sebagai “keajaiban” dalam perburuan tiket perempat final ACL Two musim ini.