Ronaldo Mogok Main di Arab Saudi, Wes Brown Jawab Rumor Balik ke Man United

Menjelang ulang tahunnya yang ke-41 pada Kamis (5/2) besok, megabintang Cristiano Ronaldo justru memicu kontroversi besar di Arab Saudi. Kapten Al-Nassr tersebut dilaporkan melakukan aksi mogok bermain (strike) karena geram dengan keputusan otoritas liga yang dianggap menguntungkan rival berat mereka, Al-Hilal.

Ronaldo menolak turun ke lapangan saat Al-Nassr menang tipis 1-0 atas Al-Riyadh pada Senin lalu. Kemarahannya dipicu oleh transfer mantan rekan setimnya di Real Madrid, Karim Benzema, ke Al-Hilal tepat di hari terakhir bursa transfer (deadline day).

“Anak Emas” PIF?

Inti kemarahan Ronaldo terletak pada kepemilikan klub. Baik Al-Nassr, Al-Hilal, maupun Al-Ittihad (klub lama Benzema) sama-sama dimiliki oleh Public Investment Fund (PIF).

Ronaldo merasa PIF bersikap tidak adil dengan mengizinkan Al-Hilal—yang saat ini memimpin klasemen dengan selisih satu poin dari Al-Nassr—untuk memperkuat skuad mereka dengan merekrut Benzema secara gratis setelah kontraknya diputus Al-Ittihad. Bagi Ronaldo, langkah ini secara sengaja mendongkrak peluang juara Al-Hilal dan merugikan Al-Nassr.

Wes Brown: Pintu MU Sudah Tertutup

Situasi panas ini memicu spekulasi liar mengenai masa depan Ronaldo, termasuk rumor sensasional kembali ke Manchester United untuk periode ketiga. Namun, mantan rekan setimnya di Old Trafford, Wes Brown, menepis kemungkinan tersebut.

“Dia (Ronaldo) tidak senang, tapi apakah Cristiano Ronaldo akan kembali ke Manchester United untuk yang ketiga kalinya? Saya akan katakan tidak,” ujar Brown tegas kepada BettingLounge.

“Saya tidak melihat bagaimana hal itu bisa terjadi. Pindah ke MLS? Mungkin. Mungkin dia kembali ke Portugal dan bermain di sana,” tambahnya.

Menurut Brown, prioritas Ronaldo saat ini adalah menjaga kebugaran demi tampil di Piala Dunia 2026.

“Kejutan bagi semua orang melihat Ronaldo mogok, tapi saya jujur berpikir ini akan terselesaikan,” tutup Brown.

Aksi Bungkam Al-Nassr

Dampak dari aksi mogok ini sangat terasa di internal klub. Al-Nassr memberlakukan aksi bungkam total (media blackout).

Konferensi pers manajer Jorge Jesus pasca-pertandingan dibatalkan, dan seluruh pemain dilarang berbicara kepada media. Hingga kini, belum ada kepastian apakah Ronaldo akan dimainkan dalam laga Big Match melawan Al-Ittihad pada Jumat mendatang.