Debut Kenneth Taylor dan Ratkov, Lazio Taklukkan Verona Lewat Gol Lazzari

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 12 Januari 2026 – 04:19 WIB

Kenneth Taylor dari SS Lazio beraksi saat pertandingan Serie A antara Hellas Verona FC dan SS Lazio di Stadio Marcantonio Bentegodi pada 11 Januari 2026 di Verona, Italia. (Foto: Marco Rosi – SS Lazio/Getty Images)

Kenneth Taylor dari SS Lazio beraksi saat pertandingan Serie A antara Hellas Verona FC dan SS Lazio di Stadio Marcantonio Bentegodi pada 11 Januari 2026 di Verona, Italia. (Foto: Marco Rosi – SS Lazio/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Lazio meraih kemenangan tipis namun krusial saat bertandang ke markas Hellas Verona pada lanjutan Liga Italia 2025/26. Bertanding di Stadion Marcantonio Bentegodi, Verona, Minggu (11/1/2026) waktu setempat, Biancocelesti menang dengan cara yang tidak sepenuhnya meyakinkan, diwarnai keberuntungan, keputusan VAR kontroversial, serta debut dua rekrutan anyar mereka.

Gol semata wayang Lazio lahir dari situasi yang tidak ideal. Manuel Lazzari mengirimkan umpan rendah dari sisi kanan, tetapi bola justru berubah arah setelah membentur Victor Nelsson dan melambung melewati kiper Verona, Lorenzo Montipò. Gol defleksi itu cukup untuk memastikan tiga poin bagi tim tamu.

Kemenangan ini terasa spesial karena terjadi pada debut dua pemain anyar Lazio, Kenneth Taylor dan Petar Ratkov. Taylor langsung dipercaya mengisi starting XI, sementara Ratkov masuk dari bangku cadangan pada babak kedua. Keduanya menjadi bagian dari wajah baru Lazio setelah kepergian Matteo Guendouzi ke Fenerbahce.

Sejak awal laga, Lazio sebenarnya mendapat tekanan serius dari tuan rumah. Baru empat menit berjalan, Biancocelesti memperoleh peluang ganda melalui Gustav Isaksen dan Tijjani Noslin, tetapi lini belakang Verona tampil sigap memblok upaya tersebut. Verona kemudian membalas lewat Domagoj Bradaric dan Giovane, memaksa kiper Lazio, Ivan Provedel, bekerja keras di bawah mistar.

Sepanjang babak pertama, Provedel tampil sebagai pembeda. Ia menggagalkan sejumlah peluang bersih Verona, termasuk situasi satu lawan satu dan tembakan jarak dekat dari dalam kotak penalti. Lazio sendiri kesulitan menciptakan peluang bersih, meski beberapa kali mengancam lewat bola mati dan tembakan jarak jauh Adam Marusic.

Babak kedua berjalan lebih terbuka. Verona tetap agresif, sementara Lazio mengandalkan transisi cepat. Petar Ratkov akhirnya mencatat debut resminya, disusul momen emosional kembalinya Nicolò Rovella, yang tampil untuk pertama kali sejak September 2025. Namun, gol baru tercipta setelah momen keberuntungan melalui Lazzari.

Kontroversi muncul di menit-menit akhir. Dalam situasi lemparan ke dalam panjang, terjadi kontak antara Provedel dan Nicolas Valentini di kotak penalti Lazio. Pemain Verona mengajukan protes keras dan meminta penalti. VAR melakukan peninjauan singkat, tetapi wasit tidak dipanggil untuk melihat monitor. Keputusan itu memicu kemarahan pelatih Verona, Paolo Zanetti, yang merasa timnya dirugikan.

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah. Lazio pulang dengan kemenangan yang penting, meski performa mereka masih menyisakan catatan. Debut Kenneth Taylor dan Petar Ratkov menjadi sorotan, namun sorotan lain tertuju pada keberuntungan dan keputusan VAR yang mengiringi tiga poin ini. Bagi Lazio, hasil ini menjaga momentum setelah hasil imbang dramatis melawan Fiorentina, sementara Verona kembali harus menelan kekecewaan di kandang sendiri.

Lazio, Hellas Verona, Serie A, Liga Italia 202526, Verona vs Lazio, Manuel Lazzari, Kenneth Taylor, Petar Ratkov, debut pemain, Ivan Provedel, VAR Serie A, hasil Liga Italia, Stadion Bentegodi, Biancocelesti