Anak-anak Palestina yang terlantar berdiri di luar saat hujan di lingkungan Zeitoun, tenggara Gaza City, pada Kamis (11/5/2025). Hujan musim dingin yang lebat dan angin kencang menghantam tempat penampungan sementara tenda dan terpal di Jalur Gaza, menempatkan orang-orang yang lebih rentan dalam risiko. (Foto: Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Badai musim dingin dan cuaca dingin ekstrem yang melanda Jalur Gaza telah menewaskan 14 warga Palestina dalam waktu kurang dari 24 jam dan memicu runtuhnya beberapa bangunan, demikian dilaporkan kantor berita resmi Palestina, WAFA, Jumat (12/12/2025).
Hujan deras dan angin kencang menerpa tempat-tempat penampungan sementara berupa tenda dan terpal, sehingga menempatkan keluarga yang sudah rentan dalam risiko yang lebih besar. Di antara 14 korban tewas dalam sehari terakhir terdapat tiga anak yang meninggal akibat hipotermia.

















