Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian.(Foto: djarumbadminton)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, mengatakan pihaknya mewaspadai sejumlah aspek penting jelang final beregu putri SEA Games 2025. Salah satu sorotan tertuju pada faktor tuan rumah Thailand yang dinilai bisa memberi tekanan lebih.
Tim bulu tangkis Indonesia sukses mengunci tiket final beregu putri SEA Games 2025. Kepastian itu didapat setelah pasukan Merah Putih mengalahkan Malaysia pada babak semifinal.
Bertanding di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Thailand, Senin (8/12/2025) tim putri Indonesia harus melalui lima partai sengit sebelum akhirnya mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-2.
Di final, Indonesia akan bersua tuan rumah Thailand yang sebelumnya mengalahkan Singapura dengan skor 3-0 pada hari dan jam yang sama.
“Pertama saya mengucapkan terima kasih atas perjuangan anak-anak di babak semifinal kemarin. Mereka menunjukkan usaha yang kuat sehingga beregu putra dan beregu putri Indonesia bisa melaju ke final,” kata Eng Hian dalam keterangan resmi, Selasa (9/12/2025).
Jelang laga final, sosok yang akrab disapa Didi itu mengatakan timnya sudah mengadakan evaluasi dengan berkaca dari performa di babak semifinal.
Itu juga berlaku bagi tim putra yang berhasil mengikuti jejak tim putri ke partai puncak. Sebelumnya, beregu putra lolos ke final setelah menang 3-1 atas Singapura. Alwi Farhan dan kawan-kawan akan melawan Malaysia di partai puncak.
“Kami juga sudah menggelar latihan sebagai persiapan terakhir. Kondisi anak-anak cukup baik, recovery mereka bagus dan semua dalam keadaan fit. Siap menjalani laga final,” katanya.
Berbicara lebih rinci mengenai kesiapan skuad putri, Didi menegaskan l pihaknya memberi perhatian khusus pada kekuatan sektor tunggal serta atmosfer dukungan publik tuan rumah.
“Untuk beregu putri yang bertemu Thailand, selain kekuatan di sektor tunggal, yang harus diwaspadai adalah dukungan tuan rumah. Tim putri kita harus bisa mengatasi hal ini,” kata dia.














