Rafael Leao Cedera, Rossoneri Ketar-Ketir di Torino. (Foto: EPA)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
AC Milan mendapat kabar buruk saat bertandang ke markas Torino. Rafael Leao ditarik keluar lebih cepat setelah mengalami cedera otot adductor yang terlihat cukup serius, memunculkan kekhawatiran baru di tengah performa tim yang sedang goyah.
Insiden itu terjadi ketika Leao mencoba melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti. Sepakannya melenceng, dan seketika ia meringis kesakitan sambil memegang pangkal paha kanan.
Ia sempat mencoba berlari kecil untuk menguji kondisinya, namun hanya butuh beberapa detik sebelum Leao menyerah, berjalan terpincang ke tepi lapangan, dan duduk di bangku cadangan tanpa menunggu pergantian pemain disiapkan staf Milan.
Pemain asal Portugal itu kemudian terlihat menggunakan kompres es besar di paha kanan—indikasi jelas adanya masalah pada otot adductor. Tingkat keparahannya masih harus menunggu pemeriksaan lanjutan, tetapi tanda-tandanya tidak terlihat ringan.
Cederanya Leao datang pada waktu yang buruk. Milan saat itu tertinggal 2-1 dari Torino melalui gol penalti Nikola Vlasic, sepakan tajam Duvan Zapata, dan satu tendangan spektakuler Adrien Rabiot yang mengarah ke pojok atas gawang.
Di sisi lain, pilihan menyerang Milan sangat terbatas: Santiago Gimenez masih absen, sementara Christian Pulisic bahkan hanya cukup fit untuk duduk di bangku cadangan setelah mengalami gejala flu.
Leao musim ini telah mencetak enam gol dan satu assist di Serie A dan Coppa Italia—kontribusi yang menjadikannya motor utama serangan Milan. Tanpa dirinya, lini depan Rossoneri terancam kehilangan daya ledak.
Pertanyaannya kini tinggal satu: apakah Leao menghentikan aktivitas tepat waktu sebelum cedera itu bertambah parah, atau justru Milan harus bersiap kehilangan bintang mereka dalam beberapa pekan ke depan?
Hasil pemeriksaan medis akan menjadi penentu arah langkah Milan di periode krusial musim ini.













